​BATAS.ID~Sempat heboh beberapa waktu lalu dimana Bali di sorot media asing setelah adanya laporan bahwa wisatawan di Pulau Bali ditawari membeli sate yang berbahan dasar daging anjing.
Pemerintah Kota Bali sepertinya sudah gerah dengan berbagai macam berita yang beredar di media sosial. 
Dikutip dari halaman Facebook BARC ( Bali Adoption Rehabilitation Centre ) bahwa Gubernur Kota Bali mengeluarkan Surat Keputusan dimana Perdagangan daging Anjing dihentikan. 

Keputusan ini telah diambil mengingat bahwa daging anjing sendiri bisa menularkan penyakit rabies yang sangat berbahaya bagi manusia.
Pemerintah kota Bali sendiri akan bekerja sama dengan Animal Australia dalam masa transisi untuk menghentikan perdagangan daging anjing seperti yang dikutip di Halaman Facebook BARC.


DINA MEIDIANA