batas.id~Banyumas-Kreatifitas dalam berwira usaha tertanam dalam jiwa wirausahawan Intan Purnomo (30). Ia menciptakan lapangan kerja yang mampu menggerakan ekonomi masyarakat setempat.
Intan Purnomo, berawal sekitar 7 tahun lalu,  ide-ide kreatifnya dalam melirik jenis usaha di kala rekan sebayanya sibuk mencari pekerjaan dan bahkan hampir semua rekan sebayanya  pergi meninggalkan daerahnya untuk mencari pekerjaan ke Ibu Kota atau kota besar lainya. Ia mencoba menbudidayakan Jamur Tiram di kampung halamanya, Margasana, Banyumas, Jawa Tengah.

Jamur Tiram Siap Edar/Foto:Denis/batas.id

Berbagai perkumpulan dan pelatihan di ikuti guna mendapatkan informasi yang akurat terkaitJamur Tiram.Usaha yang di bentuk sejak tahun 2009,  akhirnya membuahkan hasil yang cukup baik.

Beberapa pasar tradisional di wilayah Jatilawang dan Purwokerto menjadi patner dalam  penjualan produksi Jamur atiram mikiknya.

Baca Juga  Rumah Warga Rusak Tertimpa Longsor


Di sebuah Rumah, di Desa Margasana RT02 RW.01 ini  Ia melakukan kegiatan budidaya Jamur Tiram. Bibit jamur di dapatkan dari sisa kotoran kayu yang di gergaji dan dipadukan dengan media jamur dalam bentuk polybek.

Media Pembibitan/Foto:Denis/batas.id

Dalam sekali panen mampu menghasilkan 25-30kg jika di masa panen pertama,jika di musim panen berikutnya hasil produksinya menurun,itu dilihat dari masa produksi bibit jamur yang harus mendapatkan perhatian jika sudah beberapa kali panen.

Perawatan Jamur/ Foto: Denis/batas.id

Perawatan area produksi dan bibit jamur di lakukan secara berkala, agar mutu produsi tetap terjaga.Jejaknya banyak di ikuti warga sekitar, usaha semacamnya bermunculan di daerah Margasana karena di lihat dari segi ekonomi mampu menggerakan ekonomi rakyat dan menekan angka pengangguran di daerahnya.Intanpun sering berbagi informasi kepada warga untuk berwira usaha dengan budi daya Janur Tiram.
|DNS-BATAS.ID