BATAS.ID~Banjarnegara-Kekeringan yang terjadi di desa Jalatunda Kecamatan  Mandiraja, Banjarnegara, saat ini sudah sangat parah, banyak masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan konsumsi dan MCK sehari harinya.

Seperti yang terjadi di dukuh Prau Bosok desa Jalatunda kecamatan Mandiraja dan sekitarnya  kesulitan mendapatkan air bersih, untuk keperluan sehari hari mereka harus pergi ke sungai untuk mendapatkan air bersih yang jaraknya relatif jauh.

Warga Jalatunda saat ini hanya tergantung pada kiriman air dari BPBD Kabupaten Banjarnegara yang dilakukan dua kali dalam sepekan itupun tidak mencukupi kebutuhan air semua warga.
Melihat hal ini UPAMS Tirta Kencana Persada salah satu usaha BUMDEs Jalatunda, membuat sumur resapan di pinggiran kali Sapi guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang sangat membutuhkan air.

Saat ini Tirta Kencana Persada baru memiliki satu sumur saja, dibandigkan dengan kebutuhan masyarakat yang begitu besar apalagi pada musim kemarau seperti ini satu sumur tidak lah cukup.

Pembuatan sumur resapan baru ini nantinya akan terhubung langsung dengan sumur lama untuk dialirkan ke bak penampungan yang sekaligus dilakukan proses penjernihan.

Proses pembuatan sumur resapan ini mengguankan uang kas dari bumdes dan proses penggaliannya dibantu oleh anggota TNI Koramil Mandiraja menggunakan escavator dari Kodim Banjarnegara yang kebetulan saat ini sedang melakukan persiapan TMMD ke -3 Kabupaten Banjarnegara Tahun 2017.

Pembangunan sumur direncanakan rampung  selama sepekan, dengan panjang 2.5 meter, lebar 1,5 meter dan kedalam 4 meter. Sedangkan untuk peralatan seperti pompa air yang besar agar dapat mengangkat air ke desa dengan ketinggian sekitar 500meter dengan mengikuti kontur tanah dibiayai oleh bantuan Dana Desa Tahun 2017.

“ saat ini baru 125 SR (sambungan rumah) yang bisa terlayani oleh pamsimas, padahal di desa Jalatunda sendiri memiliki lebih dari 1.637 KK sehingga masih sangat kurang apabila ingin mencukupi semua kebutuhan masyarakat. Dengan adanya pembangunan sumur baru ini diharapkan dapat melayani sekitar 150 SR yang tersebar di dukuh gelap, lapangan, silowok, romakamal, muntang, kesempon, sawangan, curugong dan lainnya” ungkap miswan  ketua Bumdes Jalatunda.

 

 

RULY-BATAS.ID