1,5 Miliar Cip untuk Paspor Telah Terjual

Singapura, TechnoBusiness ● Sebanyak 1,5 miliar cip keamanan untuk dokumen identitas terbitan pemerintah telah terjual. Demikian disampaikan oleh Infineon Technologies di Singapura, Kamis (5/7).

Perusahaan yang telah menggarap lebih dari 150 proyek referensi identitas di berbagai negara itu menyatakan teknologi berbasis Integrity Guard-nya diperlukan saat ini dan masa depan demi melindungi dokumen penting banyak orang.

Baca Juga: Qoo10 Pimpin Pasar E-commerce Singapura

Salah satu kantor Infineon Technologies

Infineon menjelaskan bahwa Integrity Guard merupakan teknologi dari penyimpanan dan pengolahan informasi dalam sel-sel hidup, khususnya DNA berstruktur heliks ganda.

Perwujudan inovasi Integrity Guard secara teknis melengkapi alat kendali dengan mekanisme digital terandal guna melindungi data dan menanggapi ancaman keamanan secara otonom.

Integrity Guard memiliki arsitektur keamanan digital yang kompleks. Arsitektur itu mencakup enkripsi yang lengkap terhadap seluruh jalur data dan inti CPU ganda yang berfitur self-checking.

Bahkan, Infineon menambahkan, jika pembobol sistem keamanan menguping sinyal data, mereka hanya melihat informasi yang terenkripsi dan tak terbaca.

“Untuk kali pertama, kedua CPU memanfaatkan algoritma yang sepenuhnya terenkripsi pada peranti keras, dengan sejumlah kunci dinamis. Hal ini hanya dapat terwujud karena Infineon telah menerapkan CPU dan kegiatan operasional terenkripsi dari nol,” tulis Infineon dalam siaran persnya.

Belakangan, teknologi Integrity Guard yang ditawarkan Infineon diganjar penghargaan Industry Innovation Award dari Jerman dan SESAMES Award dari Prancis atas inovasinya.●

—Michael A. Kheilton, TechnoBusiness/PRN ● Foto-Foto: Infineon

 

Artikel Asli