Anggota Komunitas SAKAGIRI Membersihkan Area Monumen Hargorejo, Tirtomoyo Wonogiri/ batas.ID

BATAS.ID~Wonogiri—Sebuah Monumen Peringatan Gerakan 30 September- PKI atau G30S/PKI dalam kondisi memprihatinkan, tidak terwat, rumput seperti semak belukar.

Monumen ini berada di  Dusun Paku, Hargorejo Kecamatan Tirtomoyo Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah, lokasi ini berada di sebelah selatan Ngadirojo, akses jalan propinsi/nasional, sekitar 40 kilo meter.

Berawal informasi dari sesama anggta Komunitas  Sahabat Alam Lingkar Wonogiri (SAKAGIRI) yang pernah melalui lokasi monument tersebut, tiga pemuda pecinta alam Yuso San Oktando, Andika Widi Pratama dan Ariyanto Rijo Kencono  menuju lokasi yang di maksud.

Sesampainya di lokasi mereka menemukan kondisi monument yang sangat tidak terawat dan akses jalan yang masih tanah, “ setelah kami mendapat informasi itu (monument) kami memutuskan ke lokasi, dan ternyata benar kondisinya sangat tidak terawat dan jalan ke lokasi juga memprihatinkan” jelas Yuso.

Monumen Hargorejo Tirtomoyo/Yuso San Oktando-batas.ID

Melihat kondisi seperti itu, ketiga pemuda itu berinisiatif untuk membersikan lokasi monument dari rumput yang memenuhi pelataran monument dengan harapan masyarakat setempat tergerak untuk merawat keberadaan monument tersebut.

“bukan untuk cari tenar mas, ini gerakan hati, kami sebisanya melakukan ini, mudah-mudahan warga tergerak menjaga monument ini dan pihak terkait juga tergerak untuk melestarikan keberadaan monument ini, sukur-syukur jalan akses menuju lokasi di bangun, setidaknya di cor, biar gak becek” beber dia.

Meski dalam papan nama monument tersebut ditulis Monumen Hargorejo Tirtomoyo, namun warga sekitar lebih mengenal dengan sebutan monument G30SPKI, monument ini diresmikan oleh Bupati KDH Tg II Wonogiri, DRS. Oemarsono pada tanggal 8 Oktober 1987.

Di sebuah batu/ marmer juga tertulis nama nama korban keganasan PKI di Tirtomoyo, ada 20 nama warga, ada 9 Tentara Siliwangi dan 26 korban tidak teridentifikasi.

Sayang sekali tidak ada warga yang bersedia kami mintai keterangan terkait monumen ini, namun bebrapa warga yang melihat aksi ketiga pemuda tersebut, mengatakan mudah mudahan ada yang peduli dan membangun jalan menuju monumen tersebut.

NRP

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here