BATAS.ID~Wonogiri-Sebanyak 718 formasi kekosongan perangkat desa di Kabupaten Wonogiri, yang meliputi Kepala Urusan, Kepala Seksi, Kepala Dusun terisi hampir 98%, pasalnya hanya 23 kekosongan yang belum terisi.

Hari ini, Rabu (21/12/2017), bertempat di Pendopo Rumah Dinas, Bupati Wonogiri, Joko Sutopo atau yang akrab disapa Mas Jekek, memberikan pengarahan kepada perangkat desa se Kabupaten Wonogiri hasil pengisian melalui seleksi tertulis, wawancara maupun test komputer, yang digelar serentak se Kabupaten Wonogiri pada Senin, 11 Desember 2017 yang lalu.

Dalam sambutanya, Mas Jekek ingin membangun Wonogiri, salah satuya melalui seleksi perangkat desa yang bersih tanpa KKN, meski penuh tantangan namun ia bisa membuktikan. Ia menyadari bahwa saat menjadi bupati, tidak lepas dari kader-kadernya yang militan, ia ingin menunjukkan bahwa ia tidak pilih kasih dan tidak ada istilah imbal balik kepada kader-kadernya.

Baca Juga  Wakil Bupati Wonogiri Lakukan Peletakan Batu Pertama Rehab Rumah Tidak Layak Huni

Dengan seleksi perangkat desa yang bersih ini, ia percaya, perangkat desa yang baru mempunyai integritas yang tinggi untuk memajukan Wonogiri seperti selogannya “Sesarengan mBangun Wonogiri”.

Ditempat yang sama, tim batas media menemui salah satu perangkat desa dari Desa Lemahbang Kecamatan Kismantoro, Dyah Permatasari, S.Pd., yang mendaftar seleksi pengisian perangkat desa pada formasi Kepala Seksi Kesejahteraan.

Ia mengatakan sangat antusias mengikuti dan mensukseskan tahapan demi tahapan dalam proses pengisian perangkat desa, hasilnya, ia lolos seleksi dengan nilai tertinggi.

Sejak pada ujian tertulis ia sudah unggul ditambah test wawancara dan test komputer meraih nilai maksimal sehingga mengantarkan ia lolos untuk menjadi perangkat desa Lemahbang.

Baca Juga  Buntut Tewasnya Taruna STIP, Pejabat Terancam Dimutasi

Ia berharap, dengan bergabungnya dalam pemerintahan, ia bisa lebih maksimal dalam mensukseskan visi dan misinya yang telah disampaikannya dalam test wawancara kala itu. (sis)