BATAS.ID~ Jakarta-Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Asfinawati, mengatakan setidaknya ada sekitar 50 massa yang mengepung  Kantor YLBHI.
“Mereka mengancam akan menyerbu masuk untuk membubarkan massa yang berkumpul di dalam Gedung YLBHI,” katanya seperti di kutip Tempo.

Pengepungan ini diduga terkait adanya seminar sejarah yang ingin meluruskan sejarah 1965  terkait isu PKI di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia di Jalan Pangeran Diponegoro, Jakarta Pusat, pada Ahad malam 17/9/2017.

Sebelumnya, pihak Kepolisian Sektor Menteng, Jakarta Pusat membubarkan seminar bertajuk “Pengungkapan Kebenaran Sejarah 1965/1966” yang diselenggarakan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Sabtu, 16 /09/ 2017.

 

Tidak di ketahui masa itu datang dari mana, yang beredar hanyalah mereka kelompok yang anti PKI, namun terkait kejadian ini polisi telah menahan 37 orang. Mereka di periksa di dua tempat terpisah, 22 orang diperiksa di Mapolres Metro Jakarta Pusat, sementara 15 lainnya berada di Mapolda Metro Jaya.

Baca Juga  Lebaran Ke-2 Arah Jogja dari Wangon Macet

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengaku belum bisa membuktikan apakah mereka merupakan anggota ormas atau bukan.

“Jadi belum selesai, ya kita lakukan pemeriksaan,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin 18/09/2017.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

NRP