BATAS.ID~Pacitan–SMK Negeri 3 Pacitan yang berada di Jalan Let Jen Suprapto, Sidoharjo no.47 Pacitan tidak luput dari bencana banjir yang melanda Kabupaten Pacitan 28 November lalu, yang menggenangi hampir seluruh kota Pacitan dan menimbulkan korban jiwa.

Banjir menyisakan duka bagi keluarga besar SMKN 3 Pacitan, pasalnya, meski banjir usai, tidak saja meninggalkan lumpur, namun berbagai peralatan rusak, peralatan praktik, buku, jaringan listrik dan komputer sekolah juga rusak.

Upaya pembersihan sudah dikakukan, meski sudah tiga hari proses pembersihan ini belum juga usai, karena hanya dibersihkan oleh Tim kebersihan sekolah dan murid- murid saja. 

Nurul Lindawati, Kepala Sekolah SMKN 3 Pacitan berharap, proses pembersihan segera selesai dan bisa memberikan pelayanan yang kondusif.

Baca Juga  Perayaan Pergantian Tahun di Pacitan

 “Pinginnya segera dapat teratasi semua masalah sehingga bisa memberikan pelayanan yang kondusif kepada anak-anak” harap Nurul. 

Nurul juga berharap murid-murid tetap semangat mengikuti proses belajar selanjutnya pasca banjir, terutama Kelas XII yang akan menghadapi ujian. Ada hal yang membuat ia pusing, seluruh komputer rusak, sehingga menjadi kendala persiapan ujian. “Yang bikin mumet saya adalah tentang nasib anak kelas XII nantinya, gimana bisa persiapan ujian, komputer satu ruang terendam air, peralatan praktik hampir rusak semua kecuali mesin jahit, instalasi listrik di Lab praktik juga rusak” bebernya.

Tambah Nurul, hingga saat ini belum mendapatkan bantuan apapun dari pihak terkait, baik tenaga pembersihan maupun peralatan sekolah.

Baca Juga  Pelaku teror survei lokasi sebelum pasang atribut ISIS

Meski lelah upaya pembersihan akan dilanjutkan hingga bersih, Nurul memberikan apresiasi dan terimakasih kepada tim yang membantu upaya pembersihan sekolahnya  hingga hari ketiga ini. ” Trimakasih untuk 3 hari yg melelahkan, salut tuk semangat & kerjasama Tim Kebersihan, Tim Sarpras, Guru, TU, Tim : TBG, BSB, TPHPI, TKR,TAV, & anak-anakku siswa SMKN3 Pacitan” ungkapnya.

NRP| Foto-Foto: Nurul Lindawati