BATAS.ID~Jakarta-Penderitaan yang di alami kamum minoritas etnis muslim Rohingya di distrik Rakhine, Myanmar menggugah setaip hati nurani manusia untuk peduli  dan berempati.

Meski menjadi sorotan dunia internasional dan mendapat tekanan dari berbagai negara, kejahatan kemanusiaan tersebut belum berkesudahan, bahkan semakin banyak nyawa melayang dan ribuan manusia kehilangan tempat tinggal dan dalam kondisi yang memprihatinkan,lebih dari itu mereka terusir dari negerinya sendiri dalam keadaan yang tidak menentu di perbatasan Bangladesh.
Di Indonesia berbagai elemen masyarakat, Ormas dan Mahasiswa sudah memberikan tekanan dengan berbagai aksi solidaritas dan menuntut penghentian kejahatan tersebut segera dihentikan melalui kedutaan Myanmar di Jakarta.

Hari ini, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Kemanusiaan (AMPPK) dari berbagai kampus di Jakarta menggelar aksi solidaritas untuk muslim Rohinya di depan Kedutaan Myanmar di Jalan Haji Agus Salim Menteng Jakarta Pusat.

AMPPK mengangap kejahatan kemanusian yang masif melibatkan tentara Pemerintah Myanmar adalah Kejahatan yang luar biasa dan merupakan pelanggaran hak asasi manusia,” hak hidup adalah hak mendasar bagi setiap manusia sehingga kejahatan kemanusiaan terhadap etnis muslim Rohinya harus segera dihentikan”tegas Yongki koordinator aksi dari HMI UIJ di depan kedubes Myanmar Jumat siang.

Lanjut Yongki, Kekejaman di Myanmar yang menghilangkan ribuan nyawa oleh tentara Pemerintah Myanmar adalah pelanggaran fatal dan layak menjadi perhatian dunia internasional.

AMPK dalam aksinya menutut Presiden Indonesia untuk memutuskan hubungan deplomatik dengan Pemerintah Myanmar, duta besar Myanmar untuk Indonesiaa harus hengkang dari Indonesia, mendesak PBB untuk segera menyelesaikan pelanggaran HAM di Myanmar,mendesak negara-negara se-Asean untuk menyuarakan pelanggaran HAM di Myanmar,dan segera menghentikan pembantaian terhadap kaum minoritas di Myanmar.

“Sebagai sesama manusia yang memiliki hati nurani, wajib bagi kita untuk ikut memerangi kejahatan kemanusiaan dimanapun berada” ajak Yongki.
NRP