BATAS.ID~Blitar–Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar, menhimbau kepada orang tua agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan kepada anak-anaknya menyusul kasus penculikan dan pencabulan dilakukan pemuda 22 tahun terhadap gadis di bawah umur yang berhasil di ungkap jajaran Polres Blitar.

Pelaku penculikan, M Rio Suhendra (22) sempat di duga gila, namun dari hail pmeriksaan normal. Kelakuan bejat Pemuda asal Desa Purwokerto, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar,  tidak hanya menculik ADP (7), tetapi juga mencabuli siswi kelas satu SD itu.
Di rilis Suryaonline, pencabulan dilakukan kawasan hutan di Blitar.

“Pelaku menculik korban untuk dicabuli. Lokasi pencabulannya di wilayah hutan Maliran,” kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar, Senin 26/2/2018.

Baca Juga  APITU DPD Riau dan Daikin Berikan Alat Praktikum ke SMKN 7 Pekanbaru

Adewira mengatakan dari hasil visum dokter diketahui ada kerusakan pada kemaluan korban. Dari hasil visum itu, pelaku tidak hanya mencabuli korban tapi juga menyetubuhinya.
“Pengakuan pelaku awalnya hanya dipegang-pegang, tapi kemudian korban juga disetubuhi. Pengakuannya sampai dua kali,” beber Adewira.

Dengan kejadian itu, Adewira mengimbau para orangtua agar lebih waspada terhadap anak-anaknya. Orangtua harus meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya.
“Modus pelaku ini sepele. Pelaku hanya mengiming-imingi akan membelikan jajan ke korban. Dengan begitu saja pelaku bisa mengajak dua bocah secara langsung,” ujarnya.

NRP|SuryaOnline|Foto: surya.co.id