BATAS.ID~Ponorogo–Usianya hampir seabad, mbah Mesijo namanya, warga Ponorogo ini sejatinya seorang yang tangguh, meski sudah usia  senja ia tetap berusaha keras memenuhi kebutuhn hidupnya meski hanya sekedar untuk bertahan.

Keseharian mbah Mesijo yang tingal di Jalan Pemanahan, Irodahan Kadipaten Babadan Ponorogo membuat lincak/amben (tempat duduk dari Bambu) dan di jual untuk bertahan hidup, semangat dan kemandirian mbah Masijo patut di contoh.

mbah Mesijo/yusuf santoso-batasID

Semangat mbah Mesijo tidak sebanding dengan kehidupan yang ia jalani, meski ia tinggal di wilayah kota Ponorogo namun sesungguhnya kehidipan sangat jauh dari layak, saat tim Relawan Duafa Ponorogo dan  ACP Ponorogo menyambangi kediamannya beberapa waktu lalu, terlihat pemandangan yang sangat menyedihkan, rumah yang ia tempati nyaris roboh atap reot, berlubang diberbagai tempat, nyaris tak teduh.

Baca Juga  Tukang Becak Meninggal Usai Antar Penumpang

Tidak terbayang derita mbah Mesijo ketika malam dan hujan, pasti  bergelut dengan rasa was -was dan  kedinginan.

Melihat keadaan tersebut Tim Relawan kemudian menemui, menghadirkan kepala desa setempat, akhirnya di sepakati bahwa kediaman mbah Mesijo akan di renovasi oleh Tim Relawan Rumah Dhuafa Ponorogo, ACP Ponorogo bekerja sama dengan warga setempat, yang akan dimuli pada tanggal 15 Februari 2018 mendatang.

Semoga banyak para dermawan yang berkenan menyisihkan sebagian rizkinya untuk membantu mbah Mesijo. 

Bagi yang berkenan membantu, donasi bisa melalui :

BRI AC. :6499-0100-7243-539 Atas Nama: Rame. atau bisa menghubungi 081280032421 untuk berkordinasi.
NRP|YUSUF SANTOS