Batas.id~Jakarta– Dikutip dari CNN INDONESIA, Bank Indonesia (BI) mengklaim 11 desain uang rupiah baru yang dirilis Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari Senin (19/12) ini sangat sulit dipalsukan. Pasalnya, bank sentral menyematkan banyak pengaman dalam uang khususnya yang berbentuk kertas tersebut.

Dikutip dari laman BI, tujuh pecahan uang kertas baru yaitu Rp100 ribu, Rp50 ribu, Rp20 ribu, Rp10 ribu, Rp5 ribu, Rp2 ribu, dan Rp 1.000 dibekali pengaman untuk mempersulit niat orang jahat memalsukannya.

Pengaman ini terdiri dari color shifting, rainbow feature, latent image, ultra violet feature (level 2), tactile effect, dan rectoverso.

Pengaman color shifting bisa dirasakan pemilik uang yang ingin memeriksa keaslian uangnya dengan memandang uang tersebut dari sudut pandang yang berbeda.

Baca Juga  Ini Alasan Kenapa SDN 05 Pegangsaandua Menjadi Pilihan

“Akan terlihat perubahan warna secara kontras dari uang tersebut,” ujar keterangan resmi BI, dikutip Senin (19/12).

Pengaman rainbow feature, membuat pemilik uang yang melihatnya dari sudut pandang tertentu akan menemukan gambar tersembunyi multi warna berupa angka nominal.

Pengaman latent image, memungkinkan pemilik uang melihat gambar tersembunyi berupa huruf B dan I pada bagian depan uang dan angka nominal pada bagian belakang jika dilihat dari sudut tertentu.

Pengaman ultra violet feature, membuat desain UV feature memendar menjadi dua warna di bawah sinar matahari.

Pengaman rectoverso, akan membuat uang yang kita miliki membentuk gambar saling isi berupa logo BI jika diterawang.

“Uang desain tahun emisi 2016 juga menyempurnakan fitur kode tuna netra (blind code) dengan melakukan perubahan desain pada bentuk kode tuna netra berupa efek rabaan (tactile effect) untuk membantu membedakan antar pecahan dengan lebih mudah,” jelas BI. (gen)