batas.id~WONOGIRI–Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) “Jati Mulya” Desa Gedawung, Kecamatan Kismantoro pada pertemuan rutin tiap hari Minggu Wage (9/4/2017), mensosialisasikan pembuatan pestisida nabati/alami.
Alasan untuk pembuatan pestisida tradisional ini dikarenakan mahalnya harga pestisida kimia dipasaran.

Pada kesempatan itu, Sunardi selaku Ketua Gapoktan menerangkan kapada anggota kelompok yang hadir untuk membuat pestisida alami tersebut. Bahan-bahan utama yang perlu disiapkan antara lain gadung, kunyit, daun sirsat, tembakau dan lengkuas.

Kelima jenis tumbuhan itu dihaluskan dengan cara diblender atau ditumbuk, lalu ditambah air sedikit selanjutnya didiamkan selama semalam.
“Jika tidak ada tembakau bisa menggunakan puntung rokok,” jelasnya.

Cara penggunaannya, rendaman bahan-bahan diatas dicampur air lalu disemprotkan pada tanaman. Semakin kental campuran maka semakin baik karena dari bahan alami atau tidak overdosis.

Baca Juga  Komunitas Pantomim Siap Berbagi Ilmu Kepada Masyarakat Ponorogo 

Saat akan menyemprotkan bisa ditambah deterjen pada campuran. Deterjen berguna untuk melekatkan pestisida buatan ini pada tanaman agar tidak mudah hilang.

“Memang pestisida buatan ini reaksinya agak lama namun dijamin ampuh untuk mengobati tanaman dan pengusir hama, itu sudah dibuktikan oleh pertanian,” kata Sunardi. (rey)