batas.id~Banten– Pesatnya pembangunan di Provinsi Banten ternyata memberikan dampak positif bagi pelaku bisnis pendingin. 

Bisnis AC baik penjualan maupun jasa perawatan ternyata sangat memiliki prospek yang sangat menjanjikan bahkan bisnis ini, dikatakan oleh ketua APITU DPD Banten, Handi Phoa, bisnis pendingin adalah bisnis yang tidak ada masa kadaluarasanya ” bisnis ac di Banten, Tangerang khususnya sangat prospektif, dulu kalangan tertentu yang menggunakan ac,tapi sekarang semua orang pake ac, perlu ac, apalgai sekarang udara semakin panas tentu orang butuh ac, makanya bisnis ac tidak ada masa kadaluarsannya bahkan akan semakin meningkat” paparnya.

Salah satu produsen AC ternama asal Jepang, Daikin, juga sependapat dengan hal ini, kepala devisi service cabang   Tangerang, Darul Syamsu, mengatakan bahwa bisnis pendingin memiliki prospek yang bagus, terbukti penjualan yang meningkat, dan tingkat komplain yang banyak sebagai indikator bahwa bisnis ac memiliki pangsa pasar yang sangat terbuka. ” Iya melihat pembangunan pesat di Banten,tentu bisnis ac akan memiliki prospek yang bagus, kalo melihat tingkat komplain yang mencapai 1000 unit per bulan,di Tangerang,ini menunjukan bahwa penjualan ac bagus” ungkap Darul.

Tambah Darul, Daikin sebagi produsen AC ternama memberi dukungan penuh kepada pelaku bisnis pendingin, seperti dukungan kepada CV. Jumadi Inti Tehnik yang baru saja  Lounching dan meresmikan kantor barunya di kawasan Green Lake City, Tangerang-Banten Jumat 10/3/2017. Selain memberikan dukungan kepada pelaku bisnis secara corporate, Daikin juga mendukung penuh pelaku bisnis AC melalui Asosiasi seperti APITU dengan memberikan training secara reguler baik pengenalan produk, standar oprasional instalasi maupun trouble shooting.  ” sebagai dukungan kami, supaya bersinergi, kami memberikan pelatihan reguler kepada anggota asosiasi seperti APITU, Asisi dan yang lain” tambahnya.

Meyakini peluang pasar yang sangat terbuka dan prospektif, pabrikan asal negri Panda, Gree, dengan produk produk unggulannya memasuki Pasar Indonesia sejak dua tahun terakhir dan di awal 2017 ini Gree juga menekankan pemasaran produknya di Provinsi Banten khususnya Tangerang. 

Sales & Marketing Director Gree Appliances Indonesia, Jerry Yuan, menyatakan optimismenya memasuki pasar Indonesia meski ia tidak mematok target penguasaan pasar khususnya di Banten.”kami tidak menargetkan presentase penguasaan pasar, tetapi kami yakin produk Gree mampu bersaing, kami akan bekerja sebaik- bainya memberikan pelayanan yang terbaik” ujar Jerry di Sela Lounching dan peresmian kantor baru CV.Jumadi Inti Teknik, di kawasan CBD Tangerang (10/3/2017).

Jerry juga menyatakan dukungannya kepada APITU Indonesia baik produk, ketersediaan spare parts, pelayanan after sales maupun pelatihan peningkatan skill anggota APITU. “Kami mendukung penuh APITU, Kami siap memberikan pelatihan pelatihan jika diperlukan” jelas Jerry.

Melihat antusiasme dua produsen AC besar dari negara yang berbeda ini, semakin meyakinkan bahwa bisnis pendingin atau AC tidak ada kadaluarsannya, bahkan akan terus berkembang. 

Eko Aribowo & Ibundanya/ foto : nrp ©batas.id

Eko Aribowo, motor pengerak CV. Jumadi Inti Tehnik, memiliki keyakinan yang sama, bahwa bisnis pendingin  di Banten, khususnya Tangerang akan terus berkembang, dengan keyakinan inilah Eko dan keluarga memberanikan diri untuk menekuni dunia pendingin.” Saya yakin bisnis ini akan terus berkembang, apalagi sudah di dukung prinsiple seperti Gree dan Daikin” ujar Eko.

 (nrp)