BATAS.ID~Sudah menjadi tradisi, saat bulan puasa tiba, meski sudah berulang kali memakan korban, permainan berbahaya ini tetap menjadi primadona, khususnya anak-anak dan remaja.

Evek bunyi yang seperti ledakan yang cukup memekakan telinga, hasil permainan ini, Petasan umumnya orang mengenalnya, dan di Wonogiri, petasan jenis ini di sebut baleman, karena petasan jenis ini terbuat dari kaleng bekas dan menggunakan bahan bakar spirtus.

Mungkin bagi mereka yang menyukai suara keras seperti ledakan, permainan ini menyenangkan, tetapi permainan ini memiliki tingkat bahaya yang tinggi dan bisa berakibat fatal, seperti yang terjadi di Wonogiri Rabu siang.

Bocah 8tahun mengalami luka bakar serius, hingga mplepuh di bagian wajah kiri hingga telinga dan pundak hingga lengan.

Menurut keteangan warga, peristiwa ini bermula saat Rosid (12) sang kakak mencampur spertus dengan bahan bakar berjenis pertalite di masukan ke dalam baleman yang ia buat, saat dinyalakan timbul api, Rosid terkejut dan melemparkan baleman yang dibuatnya itu, namun naas, baleman tersebut mengenai adiknya bernama Mamat (8), karena berbahan bakar pertalit, apipun menyambar sang adik dan mengakibatkan luka bakar di wajah bagian kiri sampai telinga dan lengan kirinya.

Beruntung, nenek dan warga dengan sigap segera memadapkan kobaran api di tubuh bocah 8 tahun ini, dan kemudian membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan dan pengobatan lebih lanjut.

Sebainya hindari permainan ini, karena berbahaya, dan bisa berakibat fatal, baik petasan maupun baleman.

REDMOND SUPRIYANTO