Boeing dan Embraer Bahas Kemungkinan Kolaborasi Potensial


  • Produsen pesawat terbesar kedua dan ketiga di dunia sedang membahas kemungkinan kolaborasi potensial.
  • “Hal-hal yang mendasari rencana tersebut sedang dibahas.”

 

Chicago dan Sao Paulo, TechnoBusiness Tak ada isu apa pun tapi tiba-tiba kabar itu datang. Manajemen The Boeing Company (NYSE: BA) dan Embraer (BM&FBOVESPA: EMBR3, NYSE: ERJ) saat ini tengah mengadakan pembahasan tentang kemungkinan berkolaborasi potensial.

 

 

Pernyataan resmi mengenai kepastian adanya pembahasan kemungkinan kerja sama antara Boeing dan Embraer itu keluar pada Senin (22/12) lalu. Namun, belum tentu pembahasan itu menghasilkan kesepakatan.

Pesawat Legacy 500 buatan Embraer, Brazil.

“Hal-hal yang mendasari rencana tersebut sedang dibahas,” ungkap kedua perusahaan dalam siaran persnya.

Baca Juga  Toys Testing Laboratory Jadi Penguji Standar Mainan di Indonesia

Transaksi apa pun akan bergantung pada persetujuan dari pemerintah Brazil dan pihak-pihak yang berwenang, dewan komisaris kedua perusahaan, serta para pemegang saham Embraer.

Tidak ada informasi lebih dari itu atas pembahasan dan rencana kolaborasi tersebut. Kedua perusahaan tampak hati-hati karena sadar bahwa setiap pernyataan akan berpengaruh pada kinerja saham mereka di Bursa.

Seperti diketahui, The Boeing Company merupakan perusahaan multinasional berbasis di Chicago, Illinois, Amerika Serikat, yang merancang, memproduksi, dan memasarkan pesawat terbang, pesawat rotor, pesawat roket, dan satelit terbesar kedua di dunia setelah Airbus.

Sementara itu, Embraer merupakan perusahaan konglomerasi yang berkantor pusat di Sao Jose dos Campos, Brazil, produsen pesawat komersial terbesar ketiga di dunia.●

Baca Juga  EY Siapkan US$1 Miliar Dorong Inovasi Teknologi

Paula Corona, TechnoBusiness ● Foto-Foto: Boeing, Embraer

 

Artikel Asli