BATAS.ID~batasInspirasi–Baru-baru ini sempat banyak menjumpai sesuatu yang viral, diantaranya budidaya melon hidroponik yang dikelola oleh Deny Kurniawan di Ponorogo, tepatnya di sebelah utara perempatan Tambak Bayan.Karena viralnya membuat kami sangat penasaran untuk belajar dengan sistim dan juga pembudidayaan melon tersebut.Akhirnya kami mendapatkan kesempatan yang sangat berharga itu hari sabtu 8 desember 2018 bersama rekan-rekan GTP (Grup Gemar Tani Dan Ternak Ponorogo) berangkat sekitaran pukul 8 pagi.Hari itu Ponorogo tampak sangat panas sekali namun tidak menyurutkan niat kami untuk tetap melaksanakan kunjungan, tidak berapa lama kami sudah tiba di rumah berpintu rolling dan tembok yang bercat kuning.Namun sayang sekali kami tidak dapat menemui Deny, kala itu menurut informasi sedang ada tugas keluar kota.Meski Deny tidak di tempat, beliau mempersilahkan kami untuk masuk ke area budidaya melon tersebut via telepon.Kami bertemu mas Andre yang juga mempersilahkan langsung ke lokasi yang berada di halaman belakang rumah.Kami didampingi orang yang merawat melon tersebut untuk masuk kedalam ruangan steril budidaya melon tersebut.Di dalam ruangan budidaya ternyata cukup panas juga suhu mencapai kisaran 34-35 derajad celcius yang membuat kami cukup berkeringat.Budidaya melon yang lumayan luas, sekitar satu petak sawah ini sangat tersusun rapi berikut juga instalasi pengairan dan pemberian nutrisinya.Penyiraman, menurut mas Andre, dilakukan berkala mulai dari pagi, siang dan sore langsung bersama nutrisinya melalui pompa sibel yang sudah dirakit sedemikian rupa untuk kebutuhan.Setiap hari juga dilakukan pengecekan mulai dari toping, yaitu pemangkasan sulur, perapian pohon, air, nutrisi dan sebagainya.Medianya sendiri memakai pasir zeolid yang dipakai untuk pup kucing yang diwadahkan dengan polybag ukuran 25×25 cm.Kata mas Andre, pemberian nutrisi yang tepat akan bisa menghasilkan melon dengan bobot kisaran 1,5 hingga 1,7 kg tiap butirnya.Area tertutup dengan kain jala serta atap memakai plastic UV ini sangat menguntungkan karena bisa meminimalisir hama serta mendapatkan panas dari matahari yang sangat cukup.Untuk sistim hidroponiknya, masih Cerita Andre, sederhana dan mudah untuk diterapkan. Ada tiga wadah yaitu kolam, penampung nutrisi, dan tank air. Jadi nutrisi ditakar dan dicampur dengan air dalam penampungan nutrisi nanti nutrisi dan air kolam dialirkan ke tank air untuk pencampuran air dengan nutrisi baru dialirkan ke tiap media tanam melon.Sungguh menyenangkan melihat buah melon yang kian banyak bergantungan.Menurut Andre, Modal awal pembangunan tempat memanglah sangat cukup besar, namun keuntungan yang diraup pun juga besar.Bagi anda yang ingin mengikuti ejah Deny, peluangnya bisnisnya masih terbuka lebar, atau anda yang mau belajar dulu, silahkan datang ke lokasi ini, Mas Deny, Mas Andre dan timnya siap mengajari cara budidaya melon higroponik ini.

Iyan Feris

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here