CEO Confidence Rebounds | TechnoBusiness Indonesia


  • Para CEO percaya kondisi perekonomian dan industri mereka dalam jangka pendek lebih baik.
  • Sebagian CEO berharap nilai jual perusahaannya tahun ini lebih tinggi dibanding tahun lalu.

 

New York, TechnoBusiness Tingkat kepercayaan chief executive officer (CEO) perusahaan-perusahaan global kembali pulih setelah sempat menurun pada kuartal ketiga 2017. Berdasarkan data yang keluarkan The Conference Board Measure of CEO Confidence di New York, Kamis (4/1), indeksnya naik dari 59 pada kuartal ketiga menjadi 63 pada kuartal keempat.

 

 

“Tingkat kepercayaan CEO kembali pulih pada kuartal terakhir 2017 menyusul penurunan kuartalan sebelumnya,” ungkap Lynn Franco, Direktur Indikator Ekonomi The Conderence Board. “Harapan jangka pendek para CEO untuk pertumbuhan di pasar yang lebih matang danberkembang juga meningkat.”

Para CEO rata-rata menilai perekonomian saat ini membaik. Sebanyak 71% CEO di Amerika Serikat mengatakan kondisinya lebih baik daripada enam bulan lalu. Namun, mereka kurang optimis terhadap industri mereka sendiri. Yang mengatakan industri mereka telah membaik sebanyak 49%, padahal kuartal sebelumnya 56%.

Di Negeri Paman Sam,  para CEO memperkirakan kondisi perekonomian dan prospek bisnis jangka pendek akan lebih baik. Penilaian yang sama juga terjadi di China dan Brazil. Sayangnya, tidak demikian dengan di Eropa yang dinilai tidak berubah, di India dan Jepang yang sedikit menurun walau masih positif.

 

—LYNN FRANCO, Direktur Indikator Ekonomi The Conderence Board.

 

Ke depan, para CEO jauh lebih optimis mengenai prospek jangka pendek China, Brazil, Amerika Serikat, dan Jepang. Ekspektasi untuk India hanya meningkat sedikit, sedangkan untuk Eropa justru berkurang sedikit.

Mayoritas CEO berharap perusahaannya memiliki nilai jual lebih tinggi tahun ini ketimbang tahun lalu. Sekitar 6 dari 10 CEO mengantisipasi kenaikan harga kurang dari 4%, sekitar 18% dari mereka memperkirakan kenaikan di atas 4%. Rata-rata mereka berencana menaikkan harga perusahaannya sebesar 2,1%, lebih besar daripada tahun lalu yang hanya 1,3%.

Akan tetapi, tidak semua CEO berencana menaikkan harga jual perusahaannya. Sekitar 7% CEO malah ingin menurunkan harga jual dan 14%-nya tidak merencanakan perubahan.

 —Philips C. Rubin, TechnoBusiness ● Foto-Foto: Picquery.com

 

Artikel Asli