BATAS.ID~Surakarta–Komisi IV DPRD Surakarta menerima Audiensi dari Sahabat Anjing Surakarta ( SAS) dan Animal Friends Jogjakarta ( AFJ ) terkait perdagangan daging anjing di Kota Surakarta hari ini, Jumat 27/10/2017.
Anggota DPRD Komisi Empat Surakarta yang dipimpin oleh  Renny Widyawati dan  Kristanto mengaku terkejut dengan adanya bukti-bukti lapangan yang menyatakan bahwa daging anjing yang dikonsumsi beberapa dinyatakan positif rabies.

“Ini menyangkut kesehatan masyarakat, di Indonesia sendiri hanya 9 Propinsi dari 33 Propinsi yang bebas rabies. Dan untuk Jawa Tengah masih masuk kategori bebas rabies, tapi dengan adanya konsumsi daging anjing yang berlebih bukan tidak mungkin Jawa Tengah sendiri juga akan terjangkit rabies.” Ujar Bobby salah satu Volunteer dari AFJ.
Bukan hanya kekhawatiran dari segi kesehatan saja yang menjadi pembicaraan utama, tapi juga tentang kenyamanan masyarakat yang memelihara anjing itu sendiri.
“Saya punya 26 ekor anjing dirumah, dan semua itu hasil rescue. Dan banyak Itu orang yang berniat jelek dengan melemparkan racun ke dalam halaman rumah, lalu datang dan memaksa mau membeli atau adopsi anjing. Mereka tidak peduli anjing itu sakit atau mati yang penting dapat uang.” Kata Pak Arijanto  perwakilan dari masyarakat.
Ada banyak juga saksi yang melihat bagaimana proses pengiriman anjing-anjing dari luar Kota Solo, dan terkadang juga dilihat anak-anak kecil.

Baca Juga  Pasar Klitikan Noto Harjo Solo

“Saya tiap hari lewat untuk antar anak sekolah, itu bisa satu truk dan anjingnya hanya dimasukan karung dan dilempar tanpa melihat kondisi anjing itu sudah mati atau sakit. Dan anak saya suka lihat langsung dan anak saya juga takut.” Kata Ibu Maria yang juga menyampaikan keluhannya.
Hasil dari Audiensi yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam, menyatakan Komisi Empat sangat prihatin dan khawatir dengan adanya perdagangan anjing ini. Namun tidak ada solosi yang kongkrit dari audiensi terkait maraknya raging anjing yang di komsumsi di Solo dan sekitarnya.
“Kita perlu edukasi ke setiap lapisan masyarakat dan menyadarkan supaya stop makan daging anjing karena ini menyangkut kesehatan masyarakat.” Ujar Renny Anggota DPRD Kota Surakarta.

Baca Juga  Info Orang Hilang

DINA MEIDIANA