• Datacomm Datacenter Federation berstandar internasional dibangun di Jakarta, Bandung, dan Medan.
• Ini merupakan bagian dari rencana integrasi dengan 10-15 data center Datacomm.

BATAS.ID~JAKARTA – Pada 2020, berdasarkan prediksi Cisco, akan ada 50 miliar perangkat yang terhubung ke internet dan layanan komputasi awan (cloud service). Itu berarti, akan ada semakin banyak data yang dihasilkan sehingga kebutuhan data center—untuk menempatkan server dan storage—juga kian banyak. Karena itu, Datacomm Cloud Business, salah satu divisi dari PT Datacomm Dian Graha, membangun Datacomm Datacenter Federation (DDF).

Datacomm Cloud Business membangun DDF di tiga kota di Indonesia, yakni Jakarta, Bandung, dan Medan. Berbeda dengan data center yang sudah ada, produk terbaru ini menawarkan data center yang distributed, scalable, dan fault tolerant. Data center ini sudah dilengkapi komponen-komponen redundant seperti UPS, Power, sistem pendingin, dan tingkat availibility 99,98% sesuai standar TIA 942 dengan Rated-3 (Concurrently Maintainable).

Baca Juga  Perkuat Pasar Asia Pasifik, ExxonMobil Bangun Pabrik di Singapura

Tidak hanya itu, DDF juga didukung dengan sistem Datacenter Operation Standard yang terdiri dari ISO 20000 untuk best practice Information Technology Infrastructure Library, service management ISO 27001 untuk Information Security Management, dan ISO 9000 untuk Quality Management yang semuanya sudah terakreditasi dari BSI.

Managing Director Datacomm Cloud Business Sutedjo Tjahjadi mengatakan DDF akan memiliki beberapa fitur tambahan (add on) seperti High Capacity Connectivity ke local internet exchange, International Cloud Exchange Connectivity yang bisa menghubungkan secara privat ke layanan cloud semisal Amazon Web Service, Microsoft Azure, dan lain sebagainya.

 

Berbeda dengan data center yang sudah ada, produk terbaru ini menawarkan data center yang distributed, scalable, dan fault tolerant.

 

Baca Juga  Enam Hal yang Harus Diperhatikan Pengguna Mobile Banking

“Juga, Clean Internet Protection yang akan memproteksi trafik internet dari serangan Distributed Deniel od Service [DdoS]. Apabila customer membutuhkan layanan keamanan profesional, Datacomm juga memiliki tim cyber security yang siap membantu,” kata Sutedjo menjelaskan.

Datacomm memang salah satu perusahaan penyedia data center di Tanah Air yang berkomitmen menggarap pasar komputasi awan secara serius. Itu sebabnya, ke depan Datacomm akan memperluas lokasi data center-nya yang siap diintegrasikan dengan 10-15 data center yang ada. “Dengan DDF ini, Datacomm akan menjadi point of contact dan akuntabilitas untuk mencapai Service Level Agreement customer,” lanjut Sutedjo. “Semua customer akan mendapatkan pelayanan yang sama.”**

Baca Juga  Grab Jadi Pelanggan Tableau Online Terbesar di Asia Pasifik

NRP-BATAS.ID—Anwar Ibrahim, TechnoBusiness Indonesia Foto-Foto: Datacomm