©batas.id/rudianto/gus miftah maulana habiburrahman, pengasuh pondok pesantren ora aji purwomartani kalasan sleman, yogyakarta

Batas.id~PACITAN-Ratusan warga Bandar, Pacitan berbondong-bondong kelapangan untuk menyaksikan Pengajian Akbar seusai menunaikan ibadah sholat isya’ pada hari Selasa (18/10) kemarin. Pengajian akbar tersebut sengaja mengundang penceramah kondang dari Yogyakarta, Gus Miftah Maulana Habiburrahman, yang juga merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Purwomartani Kalasan Sleman, Yogyakarta.

Acara ini di selenggarakan oleh Pemerintah Desa Bandar dan Pemerintah Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, guna memperingati Tahun Baru Hijriah 1438 H.

©batas.id/rudianto/panitia sengaja mengundang gus miftah
©batas.id/rudianto/panitia sengaja mengundang gus miftah

Panitia sengaja menghadirkan Gus Miftah, begitu sapaan tenarnya, untuk mengisi acara sebagai penceramah dan terbukti mampu menyedot ratusan jamaah dan warga masyarakat sekitar. Tidak itu saja, kehadiran kyai kondang ini tidak hanya menyedot jamaah dari Pacitan, jamaah dari Kabupaten Wonogiri pun turut tersedot untuk menghadirinya.

Baca Juga  Angka kecelakaan saat arus mudik dan balik di Jateng turun 36 persen
©batas.id/rudianto/pengajian akbar dihadiri ratusan jamaah
©batas.id/rudianto/pengajian akbar dihadiri ratusan jamaah

Sebut saja namanya Nug, jamaah asal Kabupaten Wonogiri, sengaja meluangkan waktu, khusus untuk menghadiri pengajian Gus Miftah ini. Saat ditemui jurnalis batas.id, Nug menyampaikan kesannya terhadap Gus Miftah. “Sebelumnya saya hanya mendengar dari berita tentang Gus Miftah ini, saat tahu beliau akan ceramah di Pacitan saya ingin sekali datang dan alhamdulillah, saya bersama teman-teman jamaah bisa menyaksikan langsung Gus Miftah dari dekat,” tutur Nug.

©batas.id/rudianto/jamaah hadir dari berbagai penjuru pacitan dan wonogiri
©batas.id/rudianto/jamaah hadir dari berbagai penjuru pacitan dan wonogiri

“Kami dari Kabupaten Wonogiri, bersama teman-teman jamaah, sebenarnya banyak yang akan hadir namun karena jaraknya yang jauh, kami hanya berangkat dua mobil saja,” terang Nug menjelaskan.

©batas.id/rudianto/sebagian jamaah menyaksikan dari layar lebar yang dipasang panitia
©batas.id/rudianto/sebagian jamaah menyaksikan dari layar lebar yang dipasang panitia

Para jamaah dan warga masyarakat setempat, selain mendapatkan pencerahan dari tausiyah Gus Miftah juga merasa terhibur karena dalam ceramahnya, diselingi beberapa gurauan yang lucu.

Baca Juga  SMK 3 Surakarta Gelar Baksos di Kismantoro

Seperti yang dituturkan oleh Bejan, warga Bandar, tak henti-hentinya tertawa karena kelucuan Gus Miftah. “K.H Gus Miftah sangat-sangatlah lucu..” kata Bejan sambil tertawa.

 Rudianto-batas.id