batas.id~JAKARTA–Dua Puluh orang asal Pacitan ikut menjadi korban kebakaran yang terjadi di Jl. Kampung Gusti Perumahan Permata Indah II RW 15, Penjagalan, Penjaringan, Jakarta Utara pada Rabu (05/04/2017).
Kebakaran yang diduga disebabkan adanya korsleting listrik disalah satu rumah warga mengakibatkan puluhan rumah terbakar habis. Saat ini para korban ditampung diposko penanggulangan bencana bertempat di lapangan futsal di RW 15.

“Ada sekitar 201 Jiwa dari 80 kepala keluarga yang saat ini berada di penampungan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” demikian dikatakan Ketua Rw setempat ketika ditemui batas.id.
Dari sekitar dua ratus jiwa, dua puluh diantaranya adalah warga Perumahan yang berasal dari Pacitan Jawa Timur. Mereka mengontrak diperumahan yang letaknya bersebelahan antara kepala keluarga satu dengan yang lain. Pada saat awal kebakaran, semua sedang pergi bekerja sehingga tidak sempat menyelamatkan harta benda, dan hanya tersisa pakaian yang pada saat itu mereka pakai.

Baca Juga  Kejari Depok Tak Mau Ganti Rugi Kendaraan Warga yang Ditabrak  
Tenda pengungsian sementara untuk korban kebakaran di Penjaringan Jakarta Utara / Foto : Edy SW @batas.id

“Ketika itu saya baru mulai bekerja, ada yang mengabari bahwa terjadi kebakaran di kontrakan saya. Ketika sampai dirumah, api sudah membesar dan tidak sempat mengambil barang-barang berharga yang ada didalamnya,” seperti yang di ungkapkan Saimo (40), salah satu korban asal Menur, Pakisbaru, Nawangan, Pacitan ketika ditemui di tempat penampungan.

Terlihat di lokasi penampungan, ada beberapa tenda yang didalamnya ditempati oleh puluhan warga bercampur menjadi satu. Ketika batas.id menanyakan kelayakan sarana prasarana seperti pelayanan makan dan tempat MCK, Saimo kembali megatakan bahwa sampai saat ini masih mendapatkan pelayanan dan sarana yang memadai.
ESW.