BATAS.ID~Jakarta–Minggu tanggal 13 November 2017 Persija bertanding melawan tim pemenang Liga Gojek Traveloka, Bhayangkara FC. Pertandingan tersebut dilaksanakan di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi yang merupakan stadion kebanggaan warga bekasi. Saat itu Persija sedang melakoni pertandingan tandang dan mampu meraih point penuh dengan hasil skor 1 – 2 untuk kemenangan Persija.

Hari itu seperti hari biasanya stadion di penuhi oleh supporter Persija Jakarta atau yang lebih dikenal dengan nama Jakmania. Euforia Jakmania pun tidak dapat terbendung karena di pertandingan terakhir di Liga musim ini Persija menang atas tuan rumah. 

Namun euforia sore hingga malam tadi menjadi kabar duka pagi ini. Ramai di bagikan di social media salah satu anggota Jakmania tewas dengan bersimbah darah dan penuh luka seperti luka bacokan atau luka sayatan. 

Menurut salah satu pengguna social media yang membagikan foto tersebut, korban adalah dari pihak Jakmania yang tewas diakibatkan dari adanya bentrok antar supporter Jakarta dan Bandung yang berlokasi di daerah Cikarang Kabupaten Bekasi. Rumornya korban yang terluka ada beberapa orang namun hanya Rizal Yanwar Saputra lah yang meregang nyawa akibat kejadian tersebut. 

Korban Jakmania yang tewas/Foto:Jakmania

Belum ada kejelasan pasti dari pihak kepolisian tentang jumlah korban dan kronologi kejadian yang sebenarnya, namun dari pihak Organisasi dan konumitas-komunitas Jakmania melalui akun-akun social medianya menyampaikan ucapan bela sungkawa dan berbagai ucapan duka cita. Tagar #OutSiderKuat pun menjadi salah satu tranding topik di Twitter. Melalui tagar tersebut pendukung Persija menyampaikan respect dan dukungannya untuk perjuangan luar biasa pendukung Persija yang ada di luar Jakarta, salah satunya Rizal Yanwar Saputra dan teman-teman yang menjadi korban kekerasan sepak bola malam tadi. 

Rizal Yanuar Saputra semasa hidup/ Jakmania

Semoga tidak ada lagi bentrok antar spotter sepak bola di Indonesia.

Redaksi