Gandeng EV Hive, Strategi Pos Indonesia Memaksimalkan Aset Properti
  • Pos Indonesia memanfaatkan asetnya menjadi coworking space dan menyerahkan pengelolaannya kepada EV Hive.
  • Selain itu, Pos Indonesia juga membuka hotel dan guest house.

 

TechnoBusiness TV ● PT Pos Indonesia, badan usaha milik negara yang bergerak di bidang pengiriman surat dan logistik, menghadapi tsunami digital sekarang ini dengan melakukan transformasi bisnis, salah satunya dengan memaksimalkan aset-aset propertinya dengan mengubah fungsi.

Baca Juga: 

 

Saat ini, Pos Indonesia memiliki 4.700 aset properti yang tersebar di seluruh Indonesia, baik berupa kantor maupun rumah dinas. Agar lebih bermanfaat, maka perseroan mengubah fungsi beberapa aset, terutama yang di kota-kota besar, untuk hotel, guest house, dan lain sebagainya.

Baca Juga  Perry Effect - TechnoBusiness ID

Yang terbaru, Pos Indonesia mengubah satu lantai Gedung Pos Besar di Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, menjadi coworking space. Coworking space itu dibangun oleh PT Pos Properti Indonesia, anak perusahaan Pos Indonesia yang bergerak di bidang bisnis properti, lalu diserahkan pengelolaannya kepada EV Hive.

Suasana EV Hive @ Pos Indonesia, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

EV Hive @ Pos Indonesia pertama itu resmi dibuka pada 31 Januari 2018, yang akan disusul dengan pembukaan coworking space kedua di Gedung Ikonik Filateli, tidak jauh dari kawasan sebelumnya.

“Melalui kerja sama dengan EV Hive, kami bertujuan untuk meningkatkan kesadaran di antara para penggiat bisnis muda akan fasilitas, layanan, dan manfaat luar biasa yang ditawarkan oleh PT Pos Properti Indonesia dan Pos Indonesia,” ungkap Handriana Tjatur Setijowati, Direktur Utama Pos Properti Indonesia, saat peluncuran.

Baca Juga  WD Purple 10TB, Hard Disk untuk CCTV Berkapasitas 25% Lebih Besar

Jika bagi Pos Indonesia itu yang pertama, sebelumnya telah membuka skala kecil di Bandung, tapi bagi EV Hive itu merupakan coworking space yang ke-15. “Kami merasa terhormat dan beruntung menjadi mitra Pos Properti Indonesia untuk berkolaborasi dalam mengembangkan coworking space ini,” kata Carlson Lau, CEO EV Hive.

EV Hive @ Pos Indonesia pertama itu memperlihatkan desain kontemporer namun dinamis yang kental nilai sejarah dan budaya. Coworking space tersebut menampung 400 meja kerja dan beberapa ruang meeting. EV Hive yang dibuka pada Maret 2018 di Gedung Filateli dirancang lebih besar dari coworking space sebelumnya.

Dalam kerja sama tersebut, Pos Properti Indonesia sebagai pemilik properti berkontribusi mendesain total ruang-ruang yang diperlukan, sedangkan EV Hive sebagai pengelolanya.●

Baca Juga  Laba Bersih NFC Melonjak 182 Kali Lipat

—Ivan Darmawan, TechnoBusiness TV ● Video: TechnoBusiness TV   

 

Artikel Asli