Kepanikan akibat gempa juga terjadi di RSUD Banyumas, nampak pasien dilarikan ke luar gedung/foto:denis p ©batas.id

BATAS.ID~Tasikmalaya-Gempa yang terjadi pada Jumat  (15/12/2017) pukul 23:47:57 mengguncang beberapa wilayah di tanah air. Salah satunya, gempa terbesar yang berkekuatan 7.3 skala richter terjadi di laut, 74 kilometer barat daya Kawalu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada kedalaman 105 kilometer dan akibatnya, satu orang dikabarkan meninggal.

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa yang melanda Tasikmalaya memakan satu korban nyawa. Korban meninggal tersebut diketahui bernama Dede Lutfi (62 tahun), warga Desa Gunung Sari Kecamatan Sadanaya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

“Satu orang meninggal dunia,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo, dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, pada Sabtu (16/12/2017).

Baca Juga  GP Ansor Bogor Untuk Garut
Air disekitar pesisir Tasikmalaya juga dikabarkan naik/foto:denis p ©batas.id

Selain satu korban nyawa, gempa di Tasikmalaya juga menyebabkan beberapa orang luka-luka serta merusak rumah dan bangunan lainnya. Di Desa Gunung Sari misalnya, beberapa rumah dikabarkan roboh dan rusak serta dua orang mengalami luka-luka akibat tertimpa bangunan.

Bukan itu saja, di Kabupaten Pangandaran, dikabarkan ada tiga rumah yang rusak berat dan tiga rumah lainnya rusak ringan. “Beberapa kerusakan rumah di Kecamatan Cimerak, Kecamatan Pangandaran, dan Kecamatan Sidamulih,” kata Sutopo kepada Tempo.

Masih menurut Sutopo, di daerah Tasikmalaya Selatan, akibat dilanda gempa, ada rumah yang roboh di Kecamatan Cikalong dan Kecamatan Tibalong. (gw)