Batas.id~BOGOR-Akhir pekan adalah waktu yang di tunggu-tunggu bagi setiap orang yang dalam 5(lima) hari untuk bekerja dan 2(dua) hari untuk belibur atau bersama keluarga. Pukul 12.00 Team Batas melintas di sekitar perempatan Cileungsi(Bogor Utara) dan menjumpai kemacetan yang cukup panjang. Arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Jonggol mengalami kemacetan yang cukup panjang Sedangkan arah sebaliknya lancar. Sebelum team melanjutkan perjalanan ke arah Jonggol, tepat setelah turunan Underpass Cileungsi terdapat beberapa pemuda dan pemudi sedang mengadakan bakti sosial dan lebih tepatnya penggalangan dana untuk korban bencana alam di Garut. Team batas.id bertanya jawab dengan Bpk.Subur Abadi(25), beliau adalah Sub.Departemant Komunikasi dan Informasi di Ormas Islam yang bernama GP ANSOR DAN IPPNU-Cileungsi Bogor. Banyak dampak yang di timbulkan dari bencana tersebut, seperti sistem pendidikan yang tidak bisa berjalan dengan baik juga melemahnya sektor ekonomi daerah Garut.

Baca Juga  Aksi Gila SAR Wonogiri di Depan Bupati
Aksi Gp Ansor Penggalangan Dana Untuk Korban Garut/Foto Denis Priwanda/batas.id

Kegiatan tersebut sudah dimulai sejak tanggal 28 September-01 Oktober 2016. Di tengah kemacetan yang cukup panjang, Bpk Subur di bantu 9(sembilan) rekanya yaitu, Yusup(ketua IPNU), Yoga Pratama(Sekretaris IPNU),Eneng Sukmawat(Sekretaris IPPNU), Ari Ramadhan(Wakil IPNU), Kusnadi(Bidang Dakwah), Robi(Bendahara IPNU), Angga(Bendahara II IPNU), Akmal(Bidang Humas)dan Risman(Bidang Majelis). Disamping menggalang dana untuk korban bencana alam yang menimpa Garut, mereka juga mendoakan pengendara yang melintas di depan mereka.Semoga bantuan dari para dermawan yang melintas bisa bermanfaat dan bisa sedikit membantu masyarakat Garut tersenyum.

Aksi Gp Ansor di Jl.Cileungsi-Jonggol/Foto Denis Priwanda/Batas.id

Solidaritas dan budaya gotong royong masyarakat Indonesia terbukti dengan adanya kegiatan tersebut.Meski tidak saling mengenal bahkan bertatap mukapun tidak,tapi beginilah masyarakat Indonesia.Tanpa memandang suku tapi kita saling membatu,tanpa memandang ras tapi hati kita selaras.Tuhan berikan cobaan di Garut itu semua mengingatkan kita agar selalu bersyukur dan taat beribadah kepada Sang Maha Pencipta.Ayoo…!! Garut cepatlah bangkit.
batas.id/Denis Priwanda