• Lebih dari 1.000 karyawan Grab di 40 kota di 7 negara kini dapat mengakses Tableau Online.
  • Tableau Online berfungsi untuk memvisualisasi dan menganalisis arus data terkait transportasi dan pembayaran nontunai.

 

BATAS.ID~SINGAPURAGrab, perusahaan rintisan (startup) aplikasi transportasi asal Malaysia, menjadi pelanggan Tableau Online terbesar di Asia Pasifik. Grab yang telah beroperasi di 40 kota di 7 negara memanfaatkan layanan Tableau Online untuk mengukur data secara mandiri (self-service data analytics). Setidaknya ada 1.000 karyawan Grab yang memanfaatkan layanan tersebut.

Bagi Grab, layanan Tableau Online dimanfaatkan untuk memvisualisasi dan menganalisis arus data terkait transportasi dan pembayaran nontunai. Data-data yang dikelola disimpan di dalam komputasi awan (cloud computing). Data-data tersebut dapat diketahui oleh para pemimpin bisnis dan pegawai lapangan hanya beberapa detik.

Karyawan Grab dapat berlangganan dashboards dan sumber data relevan untuk berbagi, berinteraksi, dan berkolaborasi dengan data yang mereka miliki secara aman. Dengan begitu, para karyawan dapat mengetahui kinerja perusahaan. Jika sudah mengetahui kinerjanya, data tersebut dapat dipakai antarlintas departemen untuk membantu mengambil keputusan, termasuk melakukan penawaran utama seperti layanan berbagi kendaraan (carpooling) komersial GrabShare, layanan berkirim pesan gratis di aplikasi GrabChat, dan solusi transportasi bagi perusahaan Grab for Work.
“Memberi akses ke data dan alat pengukuran secara real-time bagi karyawan kami adalah langkah yang tepat bagi Grab, seiring dengan keinginan kami untuk memaksimalkan salah satu data sets terbesar di Asia Tenggara untuk menghadirkan sarana pemanggil kendaraan terbaik untuk semua orang,” kata Cheryl Goh, Group Vice President of Marketing Grab. “Kami terus mengoptimalkan dan menyempurnakan kampanye pemasaran untuk seluruh layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap kota, sehingga kami terus memperluas jangkauan demi melayani lebih banyak lagi penumpang dan pengendara.”

JY Pook, Senior Vice President Tableau untuk Asia Pasifik, mengatakan, “Grab dan Tableau memiliki visi dan budaya perusahaan yang mirip, terutama tentang mengandalkan data. Visual analytics merupakan kunci bagi bisnis dalam memanfaatkan kekuatan data dan membuat berbagai keputusan yang cerdas dan lebih strategis. Perilaku konsumen berkembang dengan cepat di dunia yang semakin digital, begitu pula permintaan yang harus dipenuhi oleh perusahaan berteknologi canggih seperti Grab. Kami percaya, memfasilitasi perusahaan dan karyawan mereka dengan sarana mandiri (self-service platforms) dapat memudahkan semua orang untuk memanfaatkan masukan dari data mereka sendiri dengan lebih cepat dan lebih aman daripada sebelumnya.”**

NRP-BATAS.ID—Michael A. Keilton, TechnoBusinessFoto-Foto: Grab Singapura

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here