BATAS.ID~Jakarta–Bursa pencalonan ketua umum APITU Indonesia Periode 2018-2023 sudah bergulir dan akan di tutup 07 Mei 2018 mendatang untuk di pilih pada Munas APITU 2018 di Banten yang akan berlangsung Juli 2018.

Moch. Zaenul Arifin, merupakan salah satu calon kuat yang sudah memastikan diri maju sebagai bakal calon ketua umum karena desakan dan dukungan dari anggota dan DPD, meski awalnya ia tidak menginginkannya.

“Dari awal saya tidak ingin maju, ya karena desakan dan dukungan kepada saya, sekarang saya putuskan untuk maju dan mengemban amanah berat ini” beber Haji Ipin kepada batasID Rabu malam.

Haji Ipin adalah sosok pekerja keras dan jujur, dengan kemampuannya di bidang teknik elektro, ia mampu menyeimbangkan keahlian dan sistim kerja hingga mampu membawanya sampai pada titik sekarang ini.

Baca Juga  Gara-gara Blanko STNK Habis, Wanita Ini Kesal Karena Ditilang Polisi

Moch. Zaenul Arifin atau biasa di sapa Haji Ipin (bukan ipin-upin) kelahiran Surabaya 1971 dan menyelesaikan pendidikan hingga perguruan tingginya di Kota Pahlawan.

Pengetahuan yang luas serta menguasai mekanisme kerja dengan penuh kedisiplinan tidak heran Moch. Zaenul Arifin mendapat dukungan dari DPD untuk menahkodai APITU Indonesia periode 2018-2023.

Jika terpilih nanti, kata Haji Ipin, utamanya akan meningkatkan sistem transparasi kerja APITU yang meliputi ; Sistim Keuangan, sistem informasi,dan membangun hubungan dengan stikholder serta menjalin komunikasi yang baik, baik antar anggota, anggota dan organisasi maupun organisasi dengan pemerintah untuk mendapatkan kemudahan akses dan mekanisme kerja seluruh anggota untuk mewujudkan APITU berilmu, berkarya menuju sejahtera bersama.

Baca Juga  Wirnando : Anggota Apitu harus bisa sebagai Teladan

Selain itu, lanjut Haji Ipin, meningkatkan program pelatihan untuk seluruh DPD dan DPC tanpa kecuali, guna meningkatkan kemampuan dan pemahaman baik secara tehnik maupun pengelolaan usaha juga menjadi program prioritasnya jika pada Munas nanti diamanati menjadi ketua umum APITU.

Terkait kegiatan dan pelatihan yang berhubungan dengan principle, Haji Ipin akan memusatkan sistim kerja- samanya di DPP untuk meminimalisir penyelewengan.

” Selain itu, centralisasi kerja sama dengan principle terutama yang bersifat nasional ke DPP agar dapat meminimalisir penyelewengan” pungkas Haji Ipin.

DENIS PRIWANDA|Foto: Rico-batasID