Batas.id~ JAKARTA- Serentak di seluruh Tanah Air, bagi yang beragama Islam pada hari ini Senin 12 september 2016 merayakan Hari Raya ‘Idul Adha atau berapa sebutan untuk hari Raya ini adalah Lebaran Haji dan ‘Idul Qurban. Satu kegiatan keagamaan bagi orang Islam yang bersamaan dengan Rangkaian Rukun Haji yaitu melaksanakan Shalat “idul Adha yang dilajutkan dengan Pemotongan Hewan Qurban yang berupa Sapi, Kambing maupun Domba.

Tim Batas kali ini berbaur dengan salah satu Panitia Pelaksanaan Qurban di RT.010 RW.010 Pekayon Pasar Rebo Kota Administrasi Jakarta Timur. Adalah Haji Widodo Bin Iman (60) sebagai Ketua Panitia Pelaksanaan Penyembelihan dan pembagian Hewan Qurban di Masjid Nur Uddin lingkungan Pekayon tersebut.

Baca Juga  APITU DPD DKI Bekali Anggota dengan Seminar Sehari

kurbannurudinjpg

Menurutnya mungkin beda dengan beberapa tempat yang lainnya bahwa, katanya ” Tata cara penyembelihan Hewan Qurban disini Pembawa Acara melafazkan Takbir selama prosesi penyembelihan Hewan Qurban, sehingga sangat terasa khidmad lanjutnya. Lebih lanjut H. Widodo menyampaikan bahwa Hewan Qurban yang dititipkan disini akan disalurkan dengan baik kepada Warga sekitar, dimana warga sekitar lingkungan ini banyak sekali Warga Pendatang dari luar Jakarta yang ngontrak disini.

Pada kesempatan ‘Idul Qurban ini Panitia Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Qurban masjid Nur Uddin mendapatkan amanah berupa 4 ( empat ) Ekor sapi dan 13 ( tiga belas ) ekor kambing, yang serentak dilakukan Pemotongan pada Senin ( 12/09/2016 ) setelah Shalat Hari Raya ‘Idul Adha sekitar pukul 08.30 WIB.

Baca Juga  Kitazawa: Panasonic Senang Bisa Membantu Kegiatan APITU

kurbannurudinjpg1

Sangat hati-hati dan berusaha adil sehingga dalam pembagian daging Qurban juga dilakukan penimbangan. ” Kita timbang daging yang bagus dan nanti baru ditambahkan daging maupun tulangan yang lain” kilah Cang Paul sebutan Bapak Nasam salah satu warga dan sekaligus Tokoh Masyarakat setempat. Lebih lanjut Cang Paul juga menambahkan bahwa selalu ada perkembangan dari Tahun ke tahun, ” Kita juga sangat bergembira bahwa kesadaran masyarakat disini semakin baik, terlepas dari keadaan ekonomi yang rata-rata dibawah, karena kebanyakan orang sini pendatang dan bekerja sebagai Penjul Dagangan barang masak seperti bakso, mayam, bubur, asinan dan sejenisnya, kalau bekerja ya jadi buruh bangunan, kerja di Pabrik atau ngojek, walaupun ada juga yang sudah pada sukses dari berbagai pekerjaannya itu, tutup Cang Paul.

Baca Juga  Heboh, temukan Mayat tanpa Kepala

cangpaul-nasam

 

Dalam acara tersebut juga dihadiri wakil dari RW 010 Pekayon, beliau juga sangat apresiasi terhadap kegiatan Keagamaan yang seperti ini, disamping menyatukan umat juga memperlihatkan adanya kerukunan beragama dan bahkan kerukunan antar umat beragama.

MJ-batas.id