BATAS.ID~batasInspirasi–Sebuah kecintaan terhadap pemprograman komputer, mengantarkanya menempuh pendidikan hingga ke Australia. Ia memulai belajar komputer sejak sekolah dasar dan mulai kursus komputer Program Basic. Menginjak kelas 1 Sekolah Menengah Pertama, ia sudah belajar Program Pascal, Fortran dan lainnya. “Di kelas dua itulah keingintahuan saya terhadap komputer semakin besar” ungkapnya ketika berkunjung ke Jakarta beberapa waktu lalu.

Pemuda asal Surabaya kelairan tahun 1976 yang hobi basket ini menyelesaikan pendidikan di University of Wollongong,yang merupakan salah satu universitas terbaik di bidang ilmu komputer, terutama practical application-nya dan Ia memperoleh gelar Sarjana Ilmu Komputer [Bachelor of Computer Science] di sini. ” Akhirnya saya tinggal di Wollongong dan memperoleh gelar Sarjana Ilmu Komputer dalam tiga tahun” beber dia.

Adalah Hengki Widjaja yang mulanya menjadi karyawan, kini menjadi salah satu pemilik sekaligus Direktur Itree Pty Ltd, Australia, perusahaan pemimpin pasar (market leader) perangkat lunak (software) keamanan lalu lintas darat dan laut, produktivitas lembaga, dan penegakan hukum di seluruh wilayah Australia dan Selandia Baru dengan kantor pusat di Wollongong, kota ketiga terbesar di New South Wales, 80 kilometer sebelah selatan Sydney.

Pangsa pasar terbesar Itree adalah pemerintah. Hampir semua lembaga negara, terutama di Australia, menjadi pelanggannya. Sebuah keberhasilan yang sulit dicapai oleh banyak perusahaan. Sebab, regulasi dan kepercayaan menjadi dua hal yang mutlak namun Hengki Widjaja mampu membawa Itree menjadi pemimpin pasar perangkat lunak untuk keamanan lalulintas dan prouktifitas lembaga di Australia dan New Zeland.

Hengki memang bukan pendiri Itree, Ia mulai masuk sebagai karyawan biasa pada 1998 ketika perusahaan baru memiliki tiga orang staf. Ia pun bergabung bukan berarti ingin meniti karier secara serius, pada awalnya, melainkan hanya untuk menutupi biaya hidup sebagai mahasiswa perantauan, karena berhasil mendongkrak penjualan hingga akhirnya didapuk menjadi pemimpin tertinggi sekaligus pemilik perusahaan tempatnya bekerja tersebut.

Hengki Widjaja mencatatkan diri sebagai orang Indonesia yang sukses di Australia selain nama Iwan Sunito, pemilik dan CEO Crown Group, pengembang properti yang berbasis di Sydney, Australia.

NRP| Foto: Purjono Agus Suhendro|TechnobusinessID