BATAS.ID~Pacitan– Ribuan warga memadati Baladi Desa Watupatok untuk mengikuti Pawai Obor dalam rangka takbir keliling menyambut hari Raya Idul Fitri Rabu malam, 04/06/2019.

Kegiatan ini dilaksana dalam rangka upaya menghidupkan kembali tradisi yang sudah mati sejak 20 tahun terakhir tidak pernah dilaksanakan. ” ini untuk pertama kali dilaksanakan sejak 20tahun terkhir, sebenarnya kegiatan ini adalah tradisi waraga disini (Watupatok) yang sudah turun temurun dari nenek moyang kami” bener Supriono, ketua pelaksana Pawai Obor Desa Watupatok.

Antusias warga Watupatok mengikuti Pawai Obor Takbir Keliling /Rico-batas.id

Sekitar 1700 orang mengikuti takbir keliling dengan membawa bermacam bentuk obor dari bambu. Pawai dimulai dari halaman Balai Desa Watupatok -Dusun Krajan- Dusun Sampiran- Dusun Pinggir – dan kebali ke Balai Desa Watupatok dengan menempuh perjalanan sekitar 5 kilometer dan membutuhkan waktu sekitar empat jam.

“Awalnya kami perkirakan 700orang yang ikut, ternyata diluar prediksi kami, warga antusias dan ternyata sekitar 1700an orang yang ikut” ujar Supriono usai pawai.

Ketua Panitia Pelaksana, Supriono, menyerahkan obor kepada Kepala Desa, bertanda dimulainya Pawai/Rico-batas.id

Upaya menghidupkan kembali tradisi ini diinisiasi oleh pemuda setempat, didukung Pemerintah Desa dan donatur. Panitia jua menyediakan doorprize untuk memberi semangat dan apresiasi kepada warga.

“kami menyediakan doorprize untuk memberi penghargaan kepada warga, doorprize ini dari donatur”kata Supriono.

Tradisi masyarakat yang sudah mati 20tahun, malam ini kembali hidup untuk pertama kalinya di Desa Watupatok Kecamatan Bandar Kabupaten Pacitan.

NRP

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here