batas.id~JAKARTA-Sosok wanita tangguh ini semoga bisa menginspirasi kita untuk lebih bersyukur dan giat bekerja. Walau sudah berusia 60 tahun lebih, ia masih semangat dalam bekerja.

Ibu Peni, wanita asal Klaten Jawa Tengah ini sudah menjadi warga Jakarta sejak tahun 1984, ia juga pernah bekerja di sebuah pabrik di bilangan Penjaringan Jakarta Utara di era presiden Soeharto dulu, namun selepas ia bekerja di pabrik, ia memulai usaha dengan berjualan pecel di taman marga satwa Ragunan Jakarta selatan hingga kini.

“Saya sudah tiga puluh tahun jualan pecel di sini (ragunan-red),” tuturnya. Walau sudah di usia yang tidak muda lagi, ibu Peni masih harus bekerja keras karena tidak ingin merepotkan anak anaknya, “disukuri saja, biar enggak setres, anak saya 5 yang tiga sudah mentas (berumah tangga) yang dua lagi di rumah, jualan begini cukup untuk hidup, kalo masih bisa sendiri jualan saja, biar gak ngrepotin anak-anak, anak saya yang perempuan kalo gajian ya ngasih saya,” ungkapnya Minggu pagi (08/01/2017) di Taman Marga Satwa Ragunan Jakarta Selatan.

Ibu Peni,menunggu dagangannya/ foto:nrp©batas.id

Ibu peni adalah salah satu wanita yang tangguh, ia menjadi orang tua tunggal sejak anak ke empat dan kelimanya masih kecil, namun ia terus bekerja dengan berjualan pecel di Ragunan, walau penghasilannya tidak seberapa yang hanya cukup untuk modal dan makan sehari, “lumayan mas, ya cukup untuk modal dan makan sehari, kalo gak jualan ya puasa,” ujarnya.

Menyinggung soal ekonomi Indonesia, ia menuturkan bahwa sekarang serba mahal dan lebih sulit di banding jaman dulu, “dulu cari keja gampang, apa-apa murah, sekarang susah, semua mahal, jualan di sini juga hanya Sabtu Minggu bolehnya”. (nrp)