BATAS.ID~Penerimaan calon peserta didik baru tingkat sekolah dasar se DKI Jakarta gelombang pertama sudah di mulai sejak 28 Mei lalu.

Pendaftaran di lakukan secara online, dan setiap sekolah memiliki kuota yang berbeda untuk menerima pesetra didik baru, misalnya di SDN 05 Pegangsaandua Kelapa Gading, hanya menerima 62 peserta didik baru yang akan di bagi menjadi dua kelas, masing-masing kelas diisi 31 siswa.

Berdasar pantauan kami, SDN 05 Pegangsaandua, pada hari pertama pendaftaran sudah melebihi kuota yang di sediakan, sudah tercatat sebanyak 94 calon peserta didik yang mendaftar.

Ternyata bukan tanpa alasan, mengapa memilih SDN 05 Pegangsaandua, ternyata sederet prestasi sekolah ini menjadi alasan mengapa orang tua memilih sekolah ini. ” selain dekat, banyak yang cerita klo sekolah ini bagus, banyak prestasinya, dan gurunya loyal” kata wali murid yang mendaftarkan ulang anaknya di SDN 05 pada Jumat Siang, 08/6/2018.

Baca Juga  Kelapa Gading pusat bisnis dan surga kuliner

Setelah kami konfirmasi ke pihak sekolah, terkait prestasi yang diraih, ternyata memang seabrek piala berjejer di ruang Kepala Sekolah, ini membuktikan bahwa SDN 05 Pegangasaandua layak menjadi pilihan.

Deretan prestasi, beberapa diantaranya juara Marchingband pada tahun lalu dan yang terbaru jura pertama Lomba Menari dan Pantomim pada FLS2N 2018 tingkat kecamatan Kelapa Gading dan pada 26 Juni mendatang akan mengikuti perlombaan tingkat Kota Jakarta Utara.

Selain prestasi di bidang seni, SDN 05 Pegangsandua juga dari waktu ke waku menghasilkan lulusan dengan nilai yang baik dan tahun ini meraih nilai tertinggi untuk sekolah negeri se Kelapa Gading dengan nilai 27,78 dan di raih oleh siswa atas nama Nabil Islami Acwafi, SDN 05 Pehangsaandua menenpati peringkat 8 dari 42 sekolah dasar baik negeri maupun swasta di Kelapa Gading.

Baca Juga  Polisi ungkap narkoba sita dua ons sabu-sabu

Tidak kalah dengan murid-muridnya, ternyata guru SDN 05 Pegangsaandua juga memiliki prestasi di bidang akdemik, para guru berhasil menjuarai Olimpiade Matematika Guru se-Jakarta Utara II.