Keindahan ombak dan batu karang serta pasir putih di pantai klayar pacitan/foto:gunawan w ©batas.id

batas.id~Pantai klayar merupakan salah satu pantai tujuan wisata, baik wisatawan domestik maupun asing, sebuah pantai dengan pasir putih dan batu karang serta tebing-tebing yang kokoh diseputar pantai. Pantai tersebut terletak sekitar 40 km arah barat dari kota Pacitan, tepatnya berada di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur.

Saat jurnalis batas media mengunjungi pantai tersebut, bertemu dengan salah satu penunggu pantai Klayar, berikut ini kisah nyatanya…

Adi (panggilan akrabnya-red), adalah satu diantara sekian banyak penunggu pantai Klayar, ia seorang driver ATV, yang sudah empat tahun menekuni profesi ini mengungkapkan kisahnya sebagai penunggu di pantai ini.

Setiap hari, pria berusia 28 tahun ini melayani para pengunjung untuk mengelilingi pantai dengan menggunakan jasanya.

Baca Juga  Keren! Musisi Asal Pacitan Ciptakan Lagu " Klayar" untuk Kaum Milenial Sekaligus Promo Pariwisata Pacitan

Wisatawan diberi dua pilihan untuk naik ATV miliknya, yakni jasa rental dengan tarif Rp. 75.000,- selama dua jam atau jasa carter dengan tarif Rp. 50.000,- per putaran.
Untuk jasa rental, pengunjung bebas mengendarai sendiri ATV dengan penumpang maksimal tiga orang. Sedangkan untuk jasa carter, pengunjung tinggal duduk dibelakang driver, maksimal tiga orang penumpang.

“Sejak awal pantai ini dibuka untuk umum, saya sudah bergabung sebagai driver ATV,” terang Adi mengawali kisahnya.

Adi sebagai driver ATV yang selalu menunggu pantai Klayar untuk melayani wisatawan/foto:gunawan w ©batas.id

Adi juga mengaku, awal mula ia menekuni profesinya ini, harus mengeluarkan kocek hingga Rp. 15 juta sebagai modal untuk membeli satu kendaraan ATV. Bapak satu anak ini merasa sudah tepat berbisnis sebagai driver, pasalnya pantai Klayar semakin dikenal dan semakin banyak wisatawan yang datang, dengan begitu, ia merasakan adanya peningkatan penghasilan yang didapatnya.

Baca Juga  Pendekar Silat Ponorogo Bakhti Sosial di Sukorejo

Untuk hari biasa, ia bisa mendapatkan penghasilan bersih sekitar Rp. 50.000,-. Namun jika akhir pekan, yakni hari Sabtu dan Minggu, ia bisa mengumpulkan hasil bersih hingga Rp. 150.000,- per hari.

“Itu hasil bersih saya mas, termasuk pengeluarannya untuk makan, rokok, bensin dan perawatan serta bagi hasil dengan pengelola pantai sudah diambil,” jelas Adi.

Satu hal yang memang agak memberatkan bagi Adi ataupun driver yang lain, yakni sparepart atau onderdil kendaraannya yang harganya lumayan mahal. Bahkan untuk membelinya pun harus pesan baik langsung maupun online ke Yogyakarta karena di Pacitan belum ada.

Diakhir penuturannya, ia bersyukur sebagai driver ATV, meski dibilang pendapatannya tidak terlalu tinggi, namun sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Baca Juga  Ini Pesan Dari Cewek Yang Meninggal Terseret Truck Buat para penyebar Fotonya

“Bagi saya sudah cukup dan saya bersyukur dengan profesi saya saat ini,” pungkas Adi.

Pantai Klayar memang sangat elok, dengan keindahan ombak dan batu karang serta pasir putih, tak salah jika pantai ini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Pacitan. Untuk mengunjungi pantai Klayar, perjalanan dari pusat kota Pacitan, dapat ditempuh dengan sepeda motor ataupun mobil, dengan waktu tempuh sekitar 3 jam. (gw)