BATAS.ID~Jakarta–Pasukan Perdamaian Pencak Silat Indonesia (PPPSI) yang merupakan gabungan dari berbagai perguruan pencak silat yang ada di sekitar Wonogiri, Ponorogo dan Pacitan melakukan bakti sosial di Kismantoro dan Monumen Jendral Soedirman Pakis Baru Pacitan, Ahad 6 Januri 2019.

Para pesilat yang tergabung dalam PPPSI ini melakukan bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada warga kurang beruntung di Kismantoro Wonogiri dan dilanjutkan membersihkan sampah di komplek Monumen Jendral Soedirman (Mojensoe) Pakis Baru, Pacitan Jawa Timur.

Gerakan bakti sosial di motori ketua PPPSI, Didik Nuryanto Hadi, yang sekaligus memimpin kegiatan bakti sosial dan persamaan jurus IPSI di Mojensoe.

” Sekarang bukan jamannya jagoan-jagoan yang fanatik terhadap perguruannya sehingga lupa hakekat seni bela diri pencak silat, maka saya mengajak pesilat-pesilat untuk menjadi pasukan perdamaian pencak silat dan melakukan hal positif seperti hari ini, mencegah gesekan gesekan antar perguruan silat. ” beber dia.

Baca Juga  Sunardi Menjadi Inspirasi, Pertama Kali Menanam Cabai Langsung Panen

Usai melakukan bakti sosial dan membersihkan sampah di komplek Mojensoe, para pesilat mengikuti persamaan jurus di pelataran Mojensoe.

Persamaan jurus ini diikuti berbagai perguruan silat; Persaudaraan Stia Hati Terate (PSHT), PSHWTM, IKSPI, Pagar Nusa(NU) dan beberapa perguruan silat yang ada di sekitar wilayah Wonogiri bagian timur.

Didik menegaskan bahwa para pesilat semakin dewasa. “Terbukti hari ini para pesilat semakin dewasa dan lebih menghargai perdamaian, mereka bakti sosial dan persamaan jurus bersama”.

Karna dalam semua pencak silat mengajarkan kebaikan, Kata Didik, dan dalam silat juga ada filosofi didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, filosofi tersebut mengandung makna tubuh kita sehat dengan olah raga pencak silat maka jiwa kita juga kuat dalam membentengi kedaulatan NKRI.

Baca Juga  Truk Nyaris Terbakar di Purwantoro 

SISWANDI