• Jumlah pengguna internet di Tanah Air yang mencapai 132,7 juta menjadi pasar yang menarik.
  • Namun, tidak mudah menjadi populer di tengah persaingan bisnis yang kian keras.

 

 BATAS.ID~ JAKARTA – Membangun merek populer di dunia digital merupakan kewajiban bagi setiap merek yang ingin eksis dan tetap menjaga pangsa pasarnya. Eksitensi di dunia digital juga diperlukan seiring tren perilaku konsumen yang serbadigital, membuat banyak merek harus ekstra memacu diri melakukan digital brandingagar tetap jadi pilihan dan paling populer di benak netizen.

Tidak mudah menjadi populer di tengah persaingan bisnis yang kian keras. Kreativitas juga tidak cukup untuk menjadi pemenang saat ini. Selain membutuhkan kapasitas, kreativitas dan inovasi, kemampuan me-monetize inovasi dan kreativitas itu pun menjadi kunci memenangkan persaingan saat ini.

Apalagi, sesuai data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia(APJII), jumlah pengguna internet di Tanah Air sudah di atas 132,7 juta. Ini merupakan pasar seksi bagi merek yang ingin besar dan punya kapasitas untuk bersaing.

Selain penguasaan di pasar konvensional, memenangkan persepsi dan pilihan netizen adalah jalan rasional bagi merek yang ingin tetap menjadi pemimpin pasar di industrinya dengan piawai mengelola pasar di dunia digital. Karena perubahan pasti terjadi dan kita mutlak mengikutinya dengan menyikapi secara serius dan solutif serta praktis.

Baca Juga  Oracle Mengakuisisi Moat Senilai US$850 Juta

“Banyak merek mulai aware dengan digital, dan sudah hadir di banyak digital channel, baik untuk sekadar enggagement maupun menaikkan sales revenue mereka,” kata CEO Tras N Co Research Tri Raharjo. “Karena itu, kesadaran tersebut adalah cara tepat untuk menyapa dan mempertahankan exsisting customer-nya dengan baik, sehingga bisa tetap survivedan berkembang.”

Untuk mengukur popularitas sebuah merek di mata netizen, Tras N Co Research menggagas pengukuran popularitas merek di internet melalui ajang Indonesia Digital Popular Brand Award 2017. Indonesia Digital Popular Brand Award merupakan penghargaan tepercaya bagi merek-merek di Indonesia yang berhasil menancapkan popularitas mereknya di ranah digital berdasarkan tiga parameter, yakni Search Enggine Based, Social Media Based dan Website Based.

“Indonesia Digital Popular Brand Award adalah alat ukur penguasaan pasar yang menjadi rujukan netizen dalam mencari, membicarakan, dan menjadi simbol kepercayaan dalam memilih merek atau produk. Merek-merek di Indonesia harus semakin intens dan konsen melakukandigital branding agar selalu menjadi pilihan konsumen dan tetap popular di internet,” tegas Tri.

Metodologi Riset

Survei Digital Popular Brand dilakukan pada Maret hingga Mei 2017. Jumlah merek yang disurvei dalam ajang ini sebanyak lebih dari 1.000 dan 130 kategori produk dengan metodologi internet based survey.

Untuk melakukan riset ini, Tras n Co Research melakukan 7 (tujuh) tahapan, yaitu Mapping & Pengelompokan Merek; Pengumpulan Nama Website, FB, Instagram & Youtube peserta; extract data dari tiga pihak independen; pemberian skor berdasarkan pembobotan; Final Scoring & Quality Control; Rapat Keabsahan Score Final; dan, Pengumuman skor final.

Baca Juga  Aktivitas Belanja Online Setelah Sahur Meningkat 400%

Untuk membobot merek apa yang berhak mendapatkan predikat Indonesia Digital Popular Brand Award, Tras n Co menggunakan tiga parameter penilaian:

  1. Search Engine Based

Menggunakan google.co.id sebagai sarana untuk mengetahui tingkat popularitas sebuah merek dicari rata-rata per bulan melalui Google keyword planner brand dan kategori tertentu dan berdasarkan hasil Google Search dan Google result.

  1. Social Media Based

Parameter ini mengukur popularitas merek pada sosial media 3 peringkat teratas, yaitu: Pertama, Facebook, kami menilai dengan menggunakan likelyzer.com. Kedua, Instagram, kami menilai dengan menggunkan dengan ink361.com. Ketiga, Youtube, kami menilai menggunakan socialblide.com.

  1. Website Based

Website sebagai “muka brand” juga dinilai menggunakan parameter google developeruntuk mengukur kecepatan website saat diakses demi memudahkan akses informasi sebuah merek dan menilai dari sisi mobile user friendly-nya. Serta traffic website menggunakan http://hypstat.com.

Kriteria Pemenang

Indonesia Digital Popular Brand Award diberikan kepada merek-merek dari berbagai kategori produk tertentu yang memenuhi 2 kriteria:

  1. Merek-merek yang memperoleh nilai popular minimal 10.000 google result dan minimal final index sebesar 10%.
  2. Merek-merek yang menurut hasil survei berada dalam posisi tiga teratas pada kategori produknya.
Baca Juga  Gerak Cepat JD.ID Menaklukan Pasar E-Commerce Indonesia

“Merek yang memenuhi dua kriteria tersebut berhak mendapatkan predikat Indonesia Digital Popular Brand Award 2017. Dengan kriteria ini, dalam satu kategori tidak menutup kemungkinan terdapat lebih dari satu dan maksimal tiga merek teratas dalam satu kategori,” kata Alex Iskandar, CEO IMFocus, yang jugapartner survei Digital Popular Brand Award sekaligus Google Certified Partner.

Berikut adalah merek-merek penerimaIndonesia Digital Popular Brand Award 2017: Comforta kategori Springbed;Electrolux kategori Vacuum Cleaner;Carvil Kategori Sepatu Kerja Pria; KokolaKategori Popular Brand of Halal Biscuit;Green Angelica Kategori Hair Tonic; Srikaya Kategori Selai; Specs Kategori Sepatu Olahraga, Pakaian Olahraga, Tas Olahraga.

Lalu, Fiesta Kategori Frozen Food; NiveaSun Kategori Sunblock Cream; HansaplastKategori Koyo dan Plester Luka; Neo Rheumacyl Kategori Cream otot; Revlon Colorsilk kategori Semir/ Cat rambut; AIAKategori Asuransi Kesehatan; Kunyit Asem Sido Muncul kategori Minuman Kesehatan Wanita.

NRP-BATAS.ID|TechnoBusiness ID |Foto-Foto: Bisnisupdate.com, Comforta, Electrolux, Green Angelica