ilustrasi by batasfoto

BATAS.ID~batasInspirasi–Seorang ayah adalah pemimpin di kelurganya,tindakan dan sikap kesehariannya menjadi contoh untuk anak-anaknya, dalam kondisi yang sama, sangat mungkin seorang ayah akan memiliki perbedaan baik tindakan, pola fikir maupun pola sikap atas keadaanya, lantas bagaimana menjadi seorang ayah yang powerful? berikut Edi Susanto kembali berkisah, semoga memberi  #Inspirasi dan pencerahan untuk menjadi ayah yang powerful.

Jadilah Ayah yang Powerful !

Sahabatku yang powerful, apa kabar bahagia Anda hari ini?
Bagi para ayah, izinkan saya berkisah:
Ada dua orang ayah yang sama-sama miskinnya . Mereka masing-masing memiliki 6 anak. Keduanya mengumpulkan anak-anak mereka.
Ayah ke-1 berkata: “gara-gara kalian, aku JADI MISKIN”. Aku harus kerja keras siang dan malam. Uang yang aku hasilkan selalu kalian habiskan. Kalian membebani hidupku sehingga hidupku menjadi berat.
Ayah ke-2 berkata: “gara-gara kalian aku HARUS KAYA”. Kalian adalah anugerah terindah Tuhan yang harus aku cerahkan masa depannya. Kalian adalah tenaga dalam kerja kerasku. Aku ingin kalian bisa mendapatkan pendidikan yang terbaik, sehingga karena kalian AKU HARUS KAYA.
Para ayah kebanggaan anak-anak, dalam keadaan yang sulit, perkataan dan tindakan Anda yang dilihat, dirasa dan ditujukan kepada anak-anak Anda akan menempatkan Anda pada posisi ayah yang lemah atau ayah yang powerful.
Ayah yang lemah berfokus kepada kesulitan dan menyalahkan anak-anak mereka sebagai penyebab lahirnya kesulitan.
Ayah yang powerful berfokus kepada jalan keluar terhadap kesulitan yang melanda dan menjadikan anak-anak sebagai alasan yang kuat untuk lepas dari kesulitan dan menciptakan masa depan yang lebih gemilang.

Salam Powerful,
Edi Susanto