batas.id~DEPOK-Pengguna jalan lintas Ratujaya-Cipayung kini sedikit lega, jika pada awal tahun 2016 lalu jalan ini macet setiap pagi dan sore karena volume kendaraan yang meningkat dan berebut untuk melintas, jalan yang hanya bisa di lalui satu kendaraan roda empat saja dan bisa di pastikan menyebabkan kemacetan bila berpapasan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan.

Jalan sepanjang tiga kilo meter ini di bangun (dilebarkan) oleh masyarakat RW.07 dan 01 secara swadaya, kebetulan jalan ini melintasi RW tersebut. Pelebaran jalan ini dimulai sejak Juli 2016 lalu, proyek sosial ini sudah mencapai 90℅ lebih, hanya tinggal pada jembatan di RW.01 yang belum dilebarkan, karena memerlukan banyak biaya, sehingga panitia masih mengumpulkan dana untuk biaya perbaikan dan pelebaran jembatan ini.

Baca Juga  Dapat THR Rp 8.000 Karyawan Pabrik Garmen di Depok Demo 
menanti sumbangan pengguna jalan/foto:rico©batas.id

Sumber pendanaan proyek ini hanya megandalkan uluran tangan pengendara pengguna jalan yang melintas, untuk pelebaran baik ke kiri maupun ke kanan masyarakat yang tanahnya berada di pinggir jalan menyerahkan secara suka rela untuk digunakan sebagi jalan. “Untuk kepentingan bersama saya iklas tanah saya di buat jalan, kan hanya setengah meter mundurnya,” ungkap salah satu pemilik tanah yang terkena pelebaran jalan.
Awal taun 2017 ini, pengguna jalan sudah tidak mengalami kemacetan lagi di titik macet ini (sebelumnya), jalan ini sudah bisa di lintasi dua kendaraan roda empat, sehingga sudah bisa langsung melintas dan tidak perlu mengantri jika berpapasan.

Untuk mendapatkan dana guna penyelesaian pelebaran jalan ini, panitia meletakan jaring (tempat uang) di pinggir jalan berharap uluran tangan dari pengguna jalan dan di kumpulkan oleh panitia kemudian digunakan membeli material untuk membangun jalan lintas ini. (nrp)