BATAS.ID~Banjarnegara–Desa Jalatunda Kecamatan Mandiraja memiliki banyak potensi yang bisa di kelola dan dikembangkan oleh pemerintah desa. Salah satunya pemandangan alam yang sangat indah dengan hamparan pohon pinus yang berbatasan dengan Kabupaten Kebumen. 

Untuk mengembangkan potensi desa tersebut pemerintah bersama masyarakat melakukan gotong royong untuk membuka jalan menuju Igir Lempuyang yang akan menjadi destinasi wisata alam di Jalatunda.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh camat Mandiraja, Polhut, Perhutani, Babinkamtibmas desa Jalatunda, LMDH (lembaga masyarakat desa hutan) Jalatunda, Karang Taruna, Pemerintah Desa dan juga masyarakat sekitar Igir Lempuyang.

Sebelum melakukan pembukaan jalan, terlebih dahulu memanjatkan doa keselamatan dengan menggunakan  4 nasi tumpeng agar proses gotong royong ini berjalan dengan lancar. 

Baca Juga  SURAT TERBUKA UNTUK MENTERI ATR/BPN HENTIKAN PRAKTIK SUAP TERHADAP WARTAWAN

Pembukaan lokasi wisata alam ini terletak di petak 60-62a kawasan hutan Somagede diikuti hampit 100 orang untuk bergiting royong yang di mulai jam 10.00 – 16.00 WIB. 

Menurut Toyo, Polisi Hutan kawasan Somagede, menyambut baik dengan usulan warga tersebut dan perhutani  menyediakan lahan untuk dikelola, terlebih lagi dengan pengembangan wisata ini dapat meningkatkan perekenomian di desa jalatunda sendiri tetapi beliau berpesan bahwa  masyarakat harus mengedepankan  PHL (pengelola hutan lestari) agar wisata yang dikembangkan tetap lestari dan lebih baik.

Dalam pengembangannya wisata alam Igir Lempuyang ini akan dibangun rumah pohon, gazebo gazebo, camping ground, dan juga spot selfie yang akan menarik banyak pengunjung untuk berwisata di Igir Lempuyang. 

Baca Juga  Saponan : Media Percepatan Informasi dan Update Data Kependudukan Secara Berkala

Selain potensi alam yang luar biasa dengan hamparan pohon pines, Jalatunda juga memiliki tradisi – tradisi yang menarik untuk kita ketahui dan suguhkan kepada wisatawan yang berkunjung.

“saya sangat bangga dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah desa Jalatunda, saya berharap dengan kerjasama yang baik antara pemerintah desa dengan pihak perhutani, pemerintah desa dengan masyarakat yang mengelola langsung wisata Igir Lempuyang ini akan semakin mudah untuk mengembangkannya.” Ujar Drs. Paryono camat Mandiraja.

Untuk pengelolaan Igir Lempuyang ini kan dibentuk tim pokdarwis yang akan mengelolanya. Sehingga dengan pengelolaan yang baik dengan tetap mengedepankan kelestarian hutan maka akan mempu menarik pengunjung baik dari daerah Banjarnegara maupun dari luar Banjarnegara.

Baca Juga  Media Desa Prakarsai Rembug Online untuk Jaring Usul Dan Gagasan Warga

Menurut Fery Harya Putra salah satu annggota Pokdarwis,  kegiatan ini akan mengangkat kreatifitas masyarakat, lanscape dan lifescape masyarakat, seperti budaya lokal dan menjaga budaya gotong royong.

 “Ini sangat luarbiasa, karena dari kegiatan tersebut sangat terlihat budaya gotong royong dari masyarakat, yang penting pengelola harus kreatif dalam pengelolaannya, yang ditonjolkan tidak hanya landscape tetapi lifescape yang ada dimasyarakat seperti budaya tenongan dan lain-lain” ungkapnya.

RULY