BATAS.ID~Wonogiri–Hujan yang mengguyur hampir setiap hari di Wilayah Kabupaten Wonogiri bagian timur tepatnya di Kecamatan Kismantoro Desa Pucung Dusun Gandring mengakibatkan jalan utama jalur yang menghubungkan Propinsi Jawa Tengah Purwantoro, Wonogiri menuju Propinsi Jawa Timur Pakis Baru, Pacitan KM. 15 atau yang sering di kenal dengan Tanjakan Trolelo  terancam putus, kerena tanah di sekitar jalan tersebut bergerak, retakan juga memotong ruas jalan.

Jalan tersebut jika waktu musim penghujan tiba mengalami pergerakan sedikit demi sedikit.” kalo hujan disini (jalan) bergerak sedikit-sedikit” tutur warga yang kami temui di lokasi Rabu siang, 14/3/2018.

Warga lain juga mengatakan, meskipun jalan setiap ada rekahan di perbaiki, jika hujan lama kelamaan sudah terjadi rekahan lagi.

Baca Juga  Indah Retnowati Ingin Berjuang untuk Warga Kismantoro

Tanah di bawah jalan tersebut adalah tanah milik warga, yang merupakan tanah persawahan, namun sejak beberapa tahun yang lalu setelah di ketahui bahwa tanah di tempat tersebut mengalami pergerakan, tanah sawah sudah tidak di olah oleh pemilik, saat ini tanah mengeluarkan sumber air dan berlumpur.

Jalan ini merupakan jalur utama penghubung Wonogiri Jawa Tengah dengan Pacitan Jawa Timur yang menjadi jalur transportasi lintas Provinsi penunjang perekonomian kedua wilayah.

Kondisi ini sangat membahayakan pengguna jalan, apalagi saat turun hujan, pengguna jalan harus extra  hati -hati karena mengingat kondisi tanah di bawah jalan tersebut yang berlumpur dan memungkunkan untuk amblas setiap saat.

Baca Juga  Akibat Banjir, Komputer dan Peralatan Praktik SMKN 3 Pacitan Rusak 

Beberapa pengguna jalan, menyatakan kekawatirannya jika nanti jalan tersebut sampai putus, maka perekonomian wilayah Jawa Timur khususnya Kecamatan Nawangan dan Bandar terganggu, karena jalan tersebut adalah jalan satu – satunya akses terdekat yang menghubungkan wilayah Pacitan utara menuju Wonogiri dan Ponorogo.

RUDIANTO| Foto: Rudianto-batas.ID