Orasi dan edukasi bahaya daging anjing oleh dog lover surakarta/foto : dina m ©batas.id

batas.id~SOLO-Sahabat Anjing Surakarta, Minggu (26/2/2017) pagi ini, mengadakan kampanye Dogs Are Not Food atau “anjing bukan makanan”.

Kampanye ini sendiri bertujuan untuk mengedukasi masyarakat Surakarta agar tidak mengkonsumsi daging anjing.

Data yang ada mengatakan, setiap kecamatan ada 4 tempat jagal khusus untuk anjing, dan setiap tempat jagal memotong sekitar 15 sampai 20 ekor anjing.

“Bahayanya adalah, anjing kebanyakan datang dari luar kota Solo, contoh Jawa Barat, padahal Jawa Barat sendiri belum bebas rabies, sedangkan Solo sendiri bebas Rabies. Ada juga anjing yang dipotong dalam keadaan sakit. Jadi kita butuh menyadarkan masyarakat supaya tahu bahaya dari daging anjing,” jelas Go Mustika, koordinator Sahabat Anjing Surakarta.

Aksi tanda tangan petisi para anggota dog lover surakarta/foto : dina m ©batas.id

Selain kampanye, Sahabat Anjing Surakarta juga menggelar aksi tanda tangan petisi untuk menolak daging anjing sebagai makanan.

“Banyak juga anjing yang dicuri dan membuat resah para pecinta anjing di solo. Karena dicuri untuk dimakan,” lanjut Go Mustika.

Kampanye ini diharapkan bisa membuat pemerintah untuk membantu menyadarkan masyarakat kota Solo tentang bahayanya daging anjing. (dina)