Outlet berita Biz Hankook telah melaporkan bahwa kantor pusat SM Entertainment yang berlokasi di sekitar Apgujeong, Gangnam telah digunakan secara ilegal.

Menurut laporan itu, Kantor Distrik Gangnam melakukan inspeksi di tempat dan memerintahkan agensi untuk mengambil tindakan perbaikan. Jika agensi gagal melakukan perbaikan, mereka akan didenda.

Dijelaskan bahwa menurut Kantor Registrasi Perusahaan, cabang utama SM Entertainment terletak di lingkungan Cheongdam, Distrik Gangnam di pintu masuk Apgujeong. Sementara Gedung SM sedang direnovasi dari Global Artist Training Center 2013 menjadi SM Entertainment Celebrity Center 2017, bagian dari cabang utama SM Entertainment dipindahkan ke gedung tempat tinggal multi-family tepat di belakangnya.

Meskipun gedung itu melarang masuk orang luar, ada pembaca sidik jari yang dipasang di lantai pertama dan karyawan SM Entertainment sering mengunjungi lokasi tersebut. Trainee SM Entertainment mengatakan, “Ini adalah gedung tempat karyawan dari cabang utama SM Entertainment pergi bekerja dan tidak digunakan sebagai bangunan tempat tinggal.”

Menurut pendaftaran gedung, semua 15 rumah di lantai pertama hingga ketiga terdaftar sebagai unit multi-family. Menggunakan unit multi-family sebagai kantor melanggar penetapan bangunan. SM Entertainment mengubah dinding batas unit multi-family dan melaporkan berkurangnya jumlah unit ke Kantor Distrik Gangnam. Dalam prosesnya, mereka tidak mengajukan permohonan perubahan penggunaan bangunan, yang merupakan masalah lain.

Seorang sumber dari Departemen Proyek Perbaikan Kantor Distrik Gangnam mengatakan, “SM Entertainment melanggar keputusan pembangunan dengan menggunakan unit multi-family di gedung tempat tinggal sebagai kantor. Jika klaian ingin mengubah yang lebih rendah (rumah tangga) ke yang lebih tinggi (fasilitas lingkungan), kalian harus mendapatkan izin dari kantor wilayah hukum, tetapi SM Entertainment tampaknya telah melanggar undang-undang tersebut. Kami berencana melakukan inspeksi di lokasi gedung dalam minggu ini. Jika mereka menolak untuk mengizinkan kami masuk, maka kami diharuskan mengirim surat kerja sama resmi sebelum masuk, yang akan memakan waktu lebih lama. Kami tidak punya pilihan selain mengeluarkan perintah untuk tindakan perbaikan kepada pemilik bangunan, Lee Soo Man, dan mengenakan biaya denda jika ia gagal melakukan perubahan.”

Menurut Kantor Distrik Gangnam, Gedung SM yang beroperasi sebagai SM Entertainment Celebrity Center juga akan diatur. Menurut pendaftaran bangunan, pemilik Gedung SM, Lee Soo Man, mengubah penggunaan ruang boiler lantai basement pertama menjadi unit multi-family (ruang pertemuan) dan penggunaan lantai basement pertama dan lantai dua dari unit multi-hunian (4 unit) ke fasilitas tempat tinggal tipe 2 (kantor) pada Januari 2012. Namun, ia meninggalkan penggunaan lantai tiga dan empat sebagai unit multi-family (4 unit). Jika mereka menggunakan lantai ketiga dan keempat sebagai kantor, maka Gedung SM akan dimasukkan sebagai bangunan lain yang digunakan secara ilegal.

Seorang sumber dari Kantor Distrik Gangnam mengatakan, “Setelah melakukan inspeksi di tempat, kami harus meninjau tindakan tersebut dengan departemen terkait. Jika SM Entertainment Celebrity Center (Gedung SM) dan bangunan tempat tinggal di belakangnya dianggap sebagai bangunan yang tidak dapat digunakan kembali, maka pemilik bangunan, Lee Soo Man, harus mengembalikan bangunan itu kembali. Saya harap mereka mempersiapkan kemungkinan ini dengan mengajukan aplikasi untuk perubahan penggunaan dan mendapatkan izin.”

Biz Hankook memperoleh informasi kontak dari orang yang bertanggung jawab atas public relations SM untuk mendengar pihak SM Entertainment, tetapi mereka belum mendengar kabar selama enam hari.

Pendiri SM Entertainment, Lee Soo Man, membeli sebuah bangunan tempat tinggal Cambridge (8 unit) pada bulan Oktober 1999 dan mengubah namanya menjadi Gedung SM pada bulan Juli 2016. Ia juga membeli rumah tempat tinggal (17 unit) di lantai pertama hingga ketiga gedung di belakang SM Building pada Januari 2005. SM Entertainment menyewa gedung dari Lee Soo Man dan menggunakannya sebagai markas mereka serta SM Entertainment Celebrity Center.

via: Soompi (koreanarea.com)

The post Kantor Pusat SM Entertainment Dilaporkan Melanggar Undang-Undang Bangunan appeared first on Korean Area.