Kaspersky Lab Pindahkan Infrastruktur dari Rusia ke Swiss

Jakarta, TechnoBusiness ID ● Kaspersky Lab, perusahaan penyedia antivirus global yang berkantor pusat di Moscow, Rusia, berencana memindahkan nfrastruktur dan proses inti pusat datanya dari kota asalnya ke Zurich, Swiss, pada akhir 2019.

Baca Juga: Kerugian Serangan Siber di Indonesia US$34,2 Miliar

Pusat data yang akan dikembangkan itu nantinya akan menyimpan seluruh informasi pengguna dari kawasan Eropa, Amerika Utara, Singapura, Australia, Jepang, Korea Selatan, dan lainnya.

Eugene Kaspersky, CEO Kaspersky Lap

Tidak hanya itu, proses pembuatan alat pemrograman (programming tool) perangkat lunak siap pakai dari source code juga direlokasi ke Zurich. Sementara produk Kaspersky Lab dan database deteksi ancaman (AV database) mulai diproduksi di Swiss akhir tahun ini.

CEO Kaspersky Lab Eugene Kaspersky menjelaskan bahwa pemindahan pusat data dan produksi perangkat lunaknya semata-mata karena ingin menyesuaikan kebutuhan yang berkembang dari klien, stakeholder, dan mitra di seluruh dunia.

“Transparansi merupakan salah satu kebutuhan tersebut. Karena itu, kami memutuskan untuk merancang ulang infrastruktur kami dan memindahkan fasilitas pemrosesan data kami ke Swiss,” ungkapnya seperti disampaikan dalam siaran pers yang diterima TechnoBusiness Indonesia, Rabu (23/5).

Harus diakui bahwa bisnis teknologi yang berkembang pesat juga diikuti dengan ancaman serangan siber yang semakin ganas. Kaspersky Lab merupakan salah satu penyedia perangkat antivirus terkemuka yang telah menggaet 400 juta lebih pengguna di dunia. Tahun lalu, perusahaan yang didirikan pada 2007 tersebut membukukan pendapatan sebesar US$698 juta.●

—Intan Wulandari, TechnoBusiness ● Foto-Foto: Kaspersky Lab

 

Artikel Asli