Kendaraan Otonom Bakal Ubah Begitu Banyak Hal di Masa Depan

London, TechnoBusiness ● Kendaraan nirawak, atau yang disebut juga kendaraan otonom, dipercaya bakal berkembang pesat dan menjadi kendaraan masa depan. Akibatnya, akan terjadi banyak perubahan terkait teknologi, kepemilikan, hingga efek ekonomi.

 

Baca Juga: Yangtze Optics Bangun Pabrik Serat Optik Baru di Karawang

 

Dalam laporan khusus berjudul “Reinventing Wheels” majalah The Economist yang terbit hari ini disebutkan bahwa memang kendaraan otonom (autonomous vehicle) belum siap beroperasi sepenuhnya tanpa pengawasan manusia, tapi kemajuannya sudah amat pesat.

Waymo, salah satu produsen kendaraan otonom di dunia milik Google, akan meluncurkan layanan Robotaxi tanpa sopir tahun ini. Robotaxi rencananya akan melayani kota Phoenix, Arizona, Amerika Serikat. GM, produsen mobil terbesar di Amerika, berharap bisa mengikutinya tahun depan.

Baca Juga  Setelah Valuklik Diakuisisi Dentsu Aegis Network

Laporan yang ditulis oleh Tom Standage, deputy editor dan head of digital strategy di The Economist, itu menganalisis empat tema utama, yakni:

Teknologi kendaraan otonom membuat kemajuan pesat, tapi masih perlu pengembangan lebih jauh untuk penggunaan yang lebih luas. Ada tiga hal yang wajib diperhatikan oleh produsen kendaraan otonom: memahami lingkungan, memahami perilaku orang, dan meresponsnya dengan tepat.

Produsen mobil dan perusahaan teknologi menjadi sama-sama bersaing kembali atau bekerja sama untuk mengembangkan produk dan memperoleh pasar.

Kehadiran kendaraan otonom mendesak untuk memikirkan kembali tata kota.

Kendaraan otonom dipercaya bakal mengurangi kecelakaan, emisi, dan kemacetan, tapi juga menimbulkan konsekuensi yang tidak diinginkan. Dengan merekam setiap langkah pengendara, privasi menjadi masalah tersendiri.

Baca Juga  Mengenal Istilah dan Asal Usul “Unicorn” dalam "Startup"

Rangkaian masalah untuk sesuatu hal yang baru bukanlah keanehan. Satu-dua abad lalu, ketika mobil baru saja ditemukan, membawa kendaraaan pribadi dan kebebasan bermobilitas menjadi keunggulan.

Namun, penemuan itu juga membawa efek negatif seperti menimbulkan polusi, ancaman kematian di jalan, kemacetan layaknya menjadi momok kota-kota besar saat ini, dan lain sebagainya. Kini, hal baru sekaligus konsekuensi baru itu kita rasakan bersama.●

—Richard O. Kimberly, TechnoBusiness ● Foto-Foto: Waymo

 

Artikel Asli