batas.id~Jakarta-Kasus yang menimpa Gubernur DKI non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terus bergulir, di duga menistakan agama Ahok  sudah menjadi tersangka, namun tidak di tahan oleh Polri sebagaimana tersangka-tersangka lain.

Hari ini Jumat 2 Desember 2016, aksi super damai bela islam jilid 3 di gelar dan terpusat di silang monas. Kasus ini mebawa hikmah bagi umat Islam, mempersatukan umat Islam dari berbagai organisasi keagamaan dan dari berbagai daerah, yang semula tidak mengerti surat Al maidah sekarang mengerti dan membaca serta mempelajari Al-quran.

Nurhkolik dkk-Aksi 212/nrp-batas.id

Dugaan penistaam agama ini juga menumbuhkan semangat umat Islam, menumbuhkan kecintaan terhadaap agama Islam, bahkan penyandang tunanetra asal Tangerang Selatan semangat mengikuti aksi bela Islam III di Jakarta, mereka berempat berangkat dari Tanggerang menggunakan Kereta Api, mereka adalah Nurkholik, Usman, Lagino dan Darmadi keempatnya adalah penyandang tunanetra yang tidak rela agamanya di hina dan di nistakan, ” saya tidak mau agama saya di hina” tegas Nurkholik. Mereka datang dengan sukarela tanpa paksaan”kita datang sendiri naik kereta ingin bertemu sodara muslim se Indonesia dan supaya penista segera di hukum, harap Nurkholik.(nrp-batas.id)