batas.id~JAKARTA-​”Andai gue jadi gubernur, macet banjir bakalan kabur. Andai gue jadi gubernur, gak ada lagi yang kena gusur”.

Kojek Rap Betawi, bernama asli Muhammad Amrullah. Sosok pemuda betawi asli yang selalu bangga menjadi “anak betawi”. Rapper asal kota Jakarta ini adalah seorang rapper yang unik. Jika kebanyakan rapper lain bergaya high class dengan dandanan nyentrik, dengan hiasan bling-bling mahal dan kekinian serta diiringi musik yang nge-beat, Kojek membawakan alunan rap-nya dengan wajah berbeda, yaitu mencampurkan unsur betawi, seperti lagu-lagu betawi dibeberapa lagunya serta atribut betawi dan segala hal berbau Jakarta yang selalu ia kenakan disetiap penampilannya.

Ditemui di Carburator Spring Cafe bersama rekan nge-rapnya, penyanyi sekaligus penyiar radio dan aktifis Jakarta ini mengenakan pakaian bertuliskan “Betawi” selain membawakan lagu andalan mereka ‘Enjoy Jakarte’ mereka juga membawakan lagu baru yang berisi kritikan halus untuk gubernur Jakarta dengan judul lagu ‘Gubernur Luar Angkasa’.

Baca Juga  Pemprov DKI Perluas Kawasan Ganjil Genap

Dalam lirik lagu barunya ini, Kojek seakan membawa kita pada harapan dan kenyataan masyarakat Jakarta tentang Gubernur DKI Jakarta. Rasa penasaran kamipun membawa kami menyusuri video klip lagu tersebut di situs youtube. Video klip lagu tersebut dibuka dengan tayangan ucapan dan harapan orang-orang jika mereka menjadi Gubernur. Mulai dari komentar nyeleneh, unsur kedaerahan, kebudayaan, sampai harapan untuk kebaikan Kota Jakarta. Dibeberapa sesi juga terlihat protet warga Jakarta beserta keluhan dan janji-janji yang hanya menjadi ilusi. Tak ketinggalan juga harapan yang tidak sesuai dengan fakta serta seruan #JakartaTolakReklamasi. Video bisa dilihat DISINI.

Saat ditanya tentang beberapa kritik yang tertuang dalam lagu ‘Gubernur Luar Angkasa’ tersebut, Kojek menjawab dengan santai.
“Gue sih netral ya, gak mihak siapa-siapa. Yang pasti ketika ada yang tersindir dengan lagu gw berarti dia ngerasa. Gitu aja,” jawabnya enteng.

Baca Juga  Bupati Tegas Bantah, Wonogiri Penyebab Banjir Di Hilir Bengawan Solo

Terkait dengan reklamasi, Bang Kojek memang salah satu masyarakat Jakarta yang menentang akan hal itu. Menurutnya, reklamasi ini hanya untuk kepentingan segelintir rakyat kelas atas yang mengindamkan hidup mewah dipulau yang akan mereka buat. Sementara banyak sekali kerugian yang akan dilahirkan dari program reklamasi tersebut, seperti rakyat pesisir Jakarta yang harus tergusur dari tempat tinggalnya dan kehilangan mata pencahariannya, ekosistem laut yang pastinya akan mengalami kerulainnya dan banyak lagi kerusakan lainnya

“Janjinya macet sama banjir tuntas, stadion dibikin, tapi nyatanya setelah jadi Gubernur, Jakarta masih aja tetep banjir macet, rakyat digusur semena-mena,” katanya.

Ketika ditanya hal apa saja yang menjadi harapan bagi gubernur DKI, Kojek beserta rekan manggungnya secara garis besar mengungkapkan, ingin gubernur yang tak hanya banyak janji tapi pasti dalam membangun Jakarta. Hal yang paling ditekankan oleh mereka adalah harapan agar kebudayaan Betawi sebagai kebudayaan asli Jakarta harus dilestarikan. Seperti dengan mendirikan culture centre, wadah pengembangan hobby dan budaya anak muda, dan sebagainya.

Baca Juga  Chris John: Dede Sudiro Memahami Banyak Hal Layak Maju di Pilgub Jawa Tengah

Diandra Ramadhan, DJ ganteng yang baru-baru ini menemani Kojek disetiap penampilannya di atas panggung, menutup perbincangan singkat kami dan berkata “Nih… Calon gubernur Jakarta tahun 2017,” katanya sambil tertawa dan menunjuk ke arah Kojek. (dijeh)