Komputer Industri Indonesia Keenam Paling Berbahaya di Dunia

Selama 2018, ancaman terhadap komputer industrial meningkat (47,2%) dibanding 2017 (44%).

Jakarta, TechnoBusiness ID Hampir separuh komputer sistem kontrol industri (industrial control system/ICS) di dunia terancam obyek berbahaya. Selama 2018, ancaman itu lebih besar (47,2%) dibanding 2017 (44%).

Berdasarkan hasil penelitian terbaru perusahaan antivirus Kaspersky Lab asal Rusia, komputer industri yang paling banyak terancam berada di Vietnam (70,09%), Aljazair (69,91%), dan Tunisia (64,57%).

Baca Juga: Indonetwork.co.id dan TechnoBusiness Media Jalin Kerja Sama

Bagaimana dengan Indonesia? Indonesia disebut berada di urutan keenam sebagai negara dengan komputer industri paling terancam bahaya serangan siber global (43,2%).

“Walau ada penurunan, kita harus mencatat bahwa Asia Tenggara masih menjadi dua wilayah teratas yang paling terpengaruh jenis ancaman ini,” ungkap General Manager Kaspersky Lab Asia Tenggara Yeo Siang Tiong.

Baca Juga  Google: Pencarian Busana Muslim Melonjak 200%

Baca Juga: Mengapa Industri Startup Australia Tak Seagresif di Indonesia?

Oleh karena itu, lanjut Yeo, karyawan perusahaan yang bertanggung jawab atas sistem kritis itu mesti meningkatkan kesadaran tentang keamanan siber dan kewaspadaan mereka terhadap e-mail, tautan, dan lampiran yang mencurigakan.

“Terdengar sederhana, tapi kebiasaan untuk mengutamakan keamanan, terutama dalam ruang lingkup pekerjaan sistem ICS dapat mendukung ke arah yang lebih baik ke depannya,” tambah Yeo.

—Anwar Ibrahim, TechnoBusiness ID ● Foto: Schneider Electric

 

Artikel Asli