BATAS.ID~Aplikasi Chat bawahan Facebook, WhatsApp beberapa hari ini menjadi sototan masyarakat lantaran konten GIF Porno mereka.

Konten porno GIF membuat orang tua resah dan khawatir.

Kekhawatiran orang tua cukup beralasan, karena WhatsApp sudah menjadi aplikasi wajib anak- anak jaman sekarang. Konten yang semsetinya tidak untuk komsumsi anak anak ini dikawatirkan akan di buka dan di tonton anak anak.

Konten gambar bergerak atau GIF porno ini sangat mudah ditemukan hanya dengan menggunakan kata kunci. Karena sering di beritakan media, seseorang yang sebelumnya tidak mengerti soal konten ini justru sekarang malah mengetahui dan mungkin penasaran, salah satu pengguna WhatsApp, Udin (35) mengatakan bahwa ia  tidak mengetahui Ada GIF porno di  WhatsApp. ” kemaren gak ngerti, tapi di tipi diberitain mulu jadinya ngerti Ada gituan (GIF Porno) di  WA” kata dia.

Baca Juga  ARPAC Ulang Tahun ke- 5

Beberapa orang tua yang kami temui di sekolah, mereka juga menyatakan kekahwatirannya terkait konten GIF porno di WhatsApp.” Nakutin atuh pak, anak anak kan sekarang kritis, malah lebih ngertian dia  dari pada kita, kan bahaya kalo sampe lihat yang begituan” kata salah satu orang tua, yang diiyakan orang tua lainnya.

Sejauh ini  kementerian Kominfo sudah berkomunikasi dengan pihak Facebook, namun belum Ada pemblokiran konten GIF porno tersebut, dan pihak WhatsApp menyatakan bahwa WhatsApp tidak bisa memonitor konten tersebut karena memiliki enskripsi end-to-end, seperti dalam siaran perssnya yang kami kutifp dari Tempo, dan dijelanskan oleh mentri Kominfo, Rudi Antara di stasiun TV swasta, bahwa konten tersebut disediakan oleh pihak ketiga dan  pihaknya mengaku telah berkomunikasi dengan Facebook untuk melakunan protes.

Baca Juga  Sekilas Mbah Umar, Pendiri Ponpes Nurrohman Pacitan

“Kami tidak bisa memonitor GIF di WhatsApp karena konten di WhatsApp memiliki enkripsi end-to-end,” kata juru bicara WhatsApp dalam keterangan pers, Senin, 6 November 2017.
Rudi Antara meminta adanya filtering untuk konten GIF yang menggunakan kata kunci tertentu.

NRP