batas.id~PACITAN-Pegunungan yang berada di ketinggian rata-rata 500-1200 M dari permukaan laut, umumnya adalah tanah yang subur dan produktif untuk lahan pertanian.

Sebuah desa di kawasan Agropolitan, sisi utara Pacitan, atau sekitar 30 KM dari Kota Pacitan adalah penghasil kopi berkualitas. Desa Penggung, salah satunya. di Desa ini mayoritas penduduknya bertani dengan menanam palawaija dan berkebun seperti cengKeh dan kopi.

Sejak kurun waktu lima tahun terakhir, didaerah ini tanaman (pohon) cengkeh mulai punah, hingga kini hanya tinggal beberapa tempat yang ada itupun hanya beberapa pohon saja. Punahnya cengkeh belum diketahui secara pasti, tetapi masyarakat setempat mengatakan bahwa cengkeh mereka tiba-tiba mengering dari ujung dan kemudian mati.

Baca Juga  Korban Longsor Warga desa Jetislor, Luput dari Perhatian Pemerintah 

Pak Wanto misalnya, dulu ia memiliki pohon cengkeh lumayan banyak, tetapi sekarang sudah tidak lagi, lantaran cengkeh di kebun miliknya tiba-tiba mati. “Awalnya ujungnya kering, terus kebawah dan mati, gak tau kenapa tapi di akar ada semacam binatang kecil seperti rayap, di kasih obat juga gak mati, malah pohonya yang mati,” paparnya.

Berbeda dengan kopi, di desa Penggung ini, kopi masih tumbuh dengan subur dan hasil yang melimpah. Kopi dari desa ini bermacam-macam jenisnya namun memiliki citra rasa yang khas dan asli.
Melimpahnya panen kopi di Desa Penggung dimanfaatkan oleh salah satu petani kopi, Midin (36), ia mengumpulkan kopi-kopi dari petani desa dengan membelinya, kemudian diolah dan di kemas ke dalam beberapa kemasan kopi yang siap jual dengan citra rasa kopi asli dan ada pula kopi yang di campur (mix) dengan Jahe Merah.

Baca Juga  Ditemukan Meninggal di Sumur Tua di Duga Bunuh Diri

Kopi produksi rumahan ini, secara kualitas tidak kalah dengan produk pabrikan bahkan memiliki beberapa keunggulan, diantaranya; kopi asli, diolah secara tradisional, citra rasa orisinil, dan harga yang terjangkau.

Midin, menjual produk kopi olahanya mulai dari Rp.10.000/bungkus sampai dengan Rp. 40.000/bungkus. Ada dua varian produksi yaitu Kopi Jowo Asli Penggung berlebel “TOPCO” dan “Kopi Jowo Premium”.

Kopi asli ini bisa diperoleh di toko atau warung disekitar Desa Penggung, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, atau datang langsung ke home industry Midin di Dusun Pager Sari/Gedangan Desa Penggung, bisa juga dibeli secara on line via penyedia pasar on line ternama. (nrp)