BATAS.ID~Setelah badan usaha first travel di bekukan, pimpinannya ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan oleh bareskrim polri dan seluruh aset disita polisi, ribuan calon jemaah umrah  kini nasibnya tidak menentu.
Cerita panjang calon jemaah umrah yang gagal diberangkatkan oleh jasa perjalanan umroh first travel menarik untuk di simak, diantaranya cerita panjang calon jemaah asal Kelapa Gading Jakarta Utara ini, Dani. Dani mendaftar di first travel pada 2015 dan berulang kali di berikan harapan palsu hingga kasus ini terjadi.

Bermula tahun 2015 lalu, keinginannya untuk beribadah umrah bersama kedua orang tua dan saudara -saudaranya, ia dan keluarga kemudian mendaftar ke first travel, ia bersama 11 anggota keluarga lainnya resmi menjadi jamaah umroh first travel, setelah beberapa waktu jadwal keberangkatanpun didapatkan, namun dua hari mendekati hari pemberangkatan ia mendapatkan kabar dari pengurus first travel bahwa perjalanan umrahnya di tunda.

Baca Juga  Mendagri: Batas Perekaman KTP Elektronik Jadi Pertengahan 2017

“Iya mas setelah kami lunas semua, kita dapat jadwal berangkat, tapi dua hari menjelang terbang saya dapat pemberitahuan kalo pemberangkatan di tunda” beber Dani.

Tambah Dani, hal ini terjadi hingga empat kali penundaan” setelah kita diminta tambahan pembayaran,kita ikuti dengan harapan bisa cepat berangkat, sempat dikasih jadwal terakir tapi dua hari menjelang tanggal pemberangkatan saya diberitahu lagi klo di tunda. Sampai kasus ini mencuat”.
Dani beserta 11 anggota keluargannya masih berharap first travel memenuhi kewajibannya memberangkatkan jamaahnya. “Saya masih menunggu, mudah-mudahan Kami di berangkatkan, walau ijinnya sudah di cabut pemerintah. Saya pasrah mungkun ini sudah jalan saya” harap Dani.

Dani dan keluargannya sudah menyetor ke first travel sekitar 290juta Rupiah.

Baca Juga  Syukuran Pembangunan Embung "Watu Gede" Ngroto, Wonogiri

NRP- BATAS.ID